
Semenjak merebaknya kasus virus COVID-19 yang pada akhirnya menjadi pandemi hampir di seluruh dunia, sektor pendidikan dari tingkat dasar hingga universitas memilih untuk tidak melakukan aktivitas belajar mengajar tatap muka seperti biasanya, terlebih lagi ketika pemerintah memberlakukan sistem pembelajaran di rumah, maka kegiatan belajar mengajar baik formal atau informal dilakukan secara daring yaitu video conference menggunakan program atau aplikasi yang umum saat ini seperti Zoom, Google Meet, WhatsApp, dll.
Dalam situasi tersebut teknologi jaringan dan teknologi informasi menjadi harapan sebagai salah satu cara untuk membangun sistem pembelajaran yang baik secara daring. Namun demikian hal ini merupakan tantangan besar bagi para pendidik untuk menyajikan metode yang tepat supaya materi yang disampaikan tidak membosankan. Untuk itu, Cilacs UII menggelar lokakarya ini guna membuka wawasan yang lebih luas kepada para pendidik dalam hal pengembangan metode pembelajaran secara daring, tentunya agar pendidik memiliki keterampilan tambahan dalam mengemas materi pembelajaran. Lokakarya berjudul Pengembangan Metode dan Media Pembelajaran Daring diikuti oleh para pengajar formal dan informal dari berbagai institusi di seluruh Indonesia.
Menghadirkan narasumber berpengalaman dari SEAMEO SEAMOLEC antara lain Pansera Oktasedu (Divisi IT Content SEAMEO SEAMOLEC) dengan materinya : Pengenalan Platform Kursus Daring Kemendikbud.go.id & Tata Kelola Kursus Daring, kemudian untuk hari ke-2 diisi oleh Yusmar Hadi Saputra (Divisi Publikasi & Pemasaran SEAMEO SEAMOLEC) dengan materi Cara Menyusun Naskah Video Pembelajaran kemudian di hari terakhir hadir Zahrani Balqis (Divisi Training SEAMOLEC) dengan materi Pengemasan Silabus Daring & Tata Kelola Kursus Daring. Kegiatan lokakarya berbasis virtual ini berlangsung selama 3 hari sejak Rabu hingga Jumat tanggal 1- 3 Juli 2020.

Lizda Iswari, S.T., M.Sc (Kepala Cilacs UII) sedang memberikan sambutan pada pembukaan Lokakarya yang diselenggarakan secara daring
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Cilacs UII Lizda Iswari, S.T., M. Sc, dalam sambutannya Lizda menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pembicara serta seluruh peserta yang hadir dalam forum virtual tersebut, lizda berharap semoga kegiatan ini ada ilmu baru yang dijadikan bekal dalam menghadapi era baru yaitu Era Industri 4.0 dimana segala sesuatu harus terkoneksi. Lizda menambahkan bahwa sebenarnya ide lokakarya ini sudah dicetuskan sebelum adanya pandemi, bahkan Cilacs UII sendiri saat ini sudah memiliki pilot project program pembelajaran online yang dikenal dengan metode blended learning. Lebih lanjut Lizda menambahkan bahwa dalam melaksanakan kelas online tidaklah mudah dan membutuhkan persiapan yang cukup banyak, hal tersebut merupakan tantangan dalam pembelajaran daring. Selain diperlukan pula strategi bagaimana agar siswa tetap terjalin dengan pendidik, dan tak kalah pentingnya dalah bagaiman membuat sistim evaluasi yang tepat dan terukur agar tujuan pembelajaran yang utama yaitu penyebaran ilmu bisa tersampaikan. Ini adalah tujuannya utama dari Cilacs UII, supaya ilmu pengetahuan yang diberikan dapat menjangkau lebih luas, bermanfaat dan menjadi rahmatan lil ‘alamin.
Senada dengan apa yang disampaikan oleh ketua panitia Fahrurrazi, S.Hum., M.A menjelaskan bahwa lokakarya ini berbeda dengan lokakarya pada umumnya karena dilaksanakan selama 3 hari dengan tujuan materi yang diberikan bisa lebih detail dan dapat dimanfaatkan oleh para peserta guna menambah ilmu untuk mempersiapkan pembelajaran dari rumah yang lebih menarik. Lebih lanjut Fahrur menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan oleh Cilacs UII yang bekerjasama dengan SEAMEO SEAMOLEC yaitu salah satu lembaga dibawah Kemendikbud yang memiliki narasumber berpengalaman serta kompeten dibidangnya, mereka memiliki keahlian dalam pembelajaran dengan metode open and distance learning. Ditambahkan oleh Fahrur bahwa peserta lokakarya kali ini berasal dari berbagai universitas dan sekolah di Indonesia antara lain dari Jakarta, Jayapura, Lampung, Makasaar, Jogja, dll.

Pansera Oktasedu (Divisi IT Content SEAMEO SEAMOLEC) sedang memberikan materinya
Harapan secara umum disampaikan oleh Fahrur agar para peserta yang berprofesi sebagai pendidik dapat meningkatkan dan memperbaiki sistem pengajaran yang lebih menarik setelah mengikuti lokakarya ini. (Ank)