CILACS UII Terpilih Menjadi Pelaksana Program English Access Microscholarship Dari RELO U.S. Embassy

Kesuksesan seseorang dapat ditentukan dari sisi bagaimana seseorang tersebut mampu memanfaatkan kesempatan yang ada untuk melakukan suatu perubahan dalam hidupnya, karena kesuksesan hidup tidak ditentukan semata oleh keilmuan (skills), namun juga pada sikap mental serta jaringan sosial yang dimiliki sebagai pembuka pembuka jalan keberhasilan.

Berbicara tentang kesempatan, pada Selasa, 10 November 2020, Cilacs UII menyelenggarakan kegiatan info session yang dilaksanakan secara daring berkenaan dengan program English Access Microscholarship Program periode tahun 2020 – 2022. English Access Microscholarship merupakan program yang didanai secara penuh oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat (US Embassy) melalui Regional English Language Officer (RELO) dan secara teknis untuk wilayah Indonesia dikelola oleh Indonesian International Education Foundation (IIEF). Cilacs UII sendiri telah terpilih menjadi official site untuk penyelenggaraan program di wilayah D.I. Yogyakarta. Program Access untuk wilayah D.I. Yogyakarta ditujukan bagi mahasiswa berprestasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Sastra Inggris dari latar belakang kurang mampu.

Aditya Suci dan Suprihatin saat memandu acara Info Session Access Microscholarship Program

Info session menghadirkan 2 (dua) narasumber yaitu Catur Wahyudi, RELO Assistant for Access Microscholarship Program, U.S. Embassy Jakarta, serta Lizda Iswari, S.T., M.Sc., Kepala Cilacs UII sekaligus Site Coordinator untuk area D.I. Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 15.30-17.00 WIB ini dipandu oleh moderator dari Cilacs UII yaitu Aditya Suci dan Suprihatin.

Pada sesi pertama, Catur menjelaskan mengenai program English Access Microshcolarship Program 2020-2022, Program Access ini merupakan program global yang dilaksanakan di lebih dari 85 negara dan telah diikuti oleh sekitar 95.000 peserta. Program Access  mengasah dan mempertajam kemampuan kritis di bidang bahasa Inggris untuk siswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu. Manfaat mengikuti program ini antara lain : beasiswa penuh selama 2 tahun (buku, transportasi, tes TOEFL ITP®), mengasah dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan budaya Amerika, meningkatkan kemampuan komputer, kepemimpinan, dan jiwa sosial, berkesempatan mengikuti program pertukaran pelajar atau belajar di Amerika Serikat (bila tersedia), anggota penerima beasiswa pemerintah Amerika Serikat.

Kemudian pada sesi narasumber kedua, Lizda Iswari menyampaikan rasa bangga karena Cilacs UII terpilih sebagai satu-satunya lembaga bahasa yang dipercaya melaksanakan program tersebut untuk wilayah D.I. Yogyakarta dan sekitarnya. Disampaikan bahwa di D.I. Yogyakarta banyak sekali lembaga bahasa yang bagus, namun demikian terpilihnya Cilacs UII menjadi sebuah kebanggan dan bukti interpretasi yang baik terhadap kualitas pelayanan Cilacs UII yang terus berkembang hingga saat ini. Lebih lanjut Lizda menjelaskan bahwa untuk pelaksanaan program  English Access Microscholarship Program ini terbagi menjadi 2 kegiatan besar yaitu after campus program dan additional activities. After campus program merupakan program utama dalam program Acces, bentuknya berupa sesi pembelajaran bahasa Inggris yang diselenggarakan paska kegiatan kuliah. Additional activities merupakan kegiatan tambahan yang bersifat pengayaan yang bertujuan untuk mengasah kemampuan soft skill peserta, antara lain personal development, planning, team work dan leadership. Selain itu, yang meraik adalah pelatihan program yang bersifat digitalisasi, dimana peserta akan diajak memanfaatkan media sosial secara positif.

Pendaftaran English Access MicroShcolarship Program 2020-2022 ini dibuka hingga 15 November 2020 mendatang, bagi yang berminat dapat segera mendaftar melalui portal pendaftaran yang disediakan oleh IIEF yaitu www.iief.or.id/joinaccessnow. Sedangkan informasi lebih lengkap juga bisa di akses di laman cilacs.uii.ac.id/english-access-microscholarship-program. (Ank)