Hanya di Jogja-J.TEST di CILACS UII diikuti Puluhan Peserta

Yogyakarta – CILACS Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menyelenggarakan J.TEST (Test of Practical Japanese) pada Minggu, 12 Juli 2026, di Gedung CILACS UII, Jalan Demangan Baru No. 24, Yogyakarta. Ujian ini diikuti sekitar 40 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, hingga profesional.

Pelaksanaan J.TEST kali ini terbagi ke dalam dua level, yaitu Level D–E dan Level F–G. Sebagian besar peserta mengikuti ujian sebagai persyaratan untuk bekerja, magang, maupun melanjutkan studi di Jepang. Seluruh rangkaian tes berlangsung dengan tertib dan lancar.

 

J.TEST atau Jitsuyou Nihongo Kentei (Test of Practical Japanese) merupakan tes kemampuan bahasa Jepang yang pertama kali diperkenalkan di Jepang pada tahun 1991. Awalnya, tes ini digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Jepang para ekspatriat yang bekerja di perusahaan-perusahaan Jepang. Seiring perkembangannya, J.TEST kini menjadi salah satu sertifikasi yang diakui untuk mengukur kemampuan bahasa Jepang dalam berbagai kebutuhan akademik maupun profesional.

Melalui materi ujian yang menguji kemampuan tata bahasa, kosakata, pemahaman kanji, membaca, serta penerapan bahasa Jepang dalam komunikasi sehari-hari, J.TEST memberikan gambaran komprehensif mengenai kompetensi peserta. Kehadiran layanan J.TEST di CILACS UII diharapkan dapat terus mendukung masyarakat Indonesia yang ingin mempersiapkan diri untuk meraih peluang pendidikan dan karier di Jepang. (Ank)

Bekali Mahasiswa, LEM UII Gandeng CILACS Gelar ‘PINTAR”

Yogyakarta – CILACS Universitas Islam Indonesia (UII) bekerja sama dengan Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) UII menyelenggarakan One Day Training & Tes Certificate of English Proficiency Test (CEPT™) bagi mahasiswa UII pada Jumat–Sabtu, 10–11 Juli 2026, di Gedung Perpustakaan UII, Jalan Kaliurang Km 14,5, Yogyakarta.

Kegiatan yang yang dikemas dalam Program PINTAR (Peningkatan Internasionalisasi dan Asesmen Bahasa Inggris) ini diikuti oleh 70 mahasiswa dari Angkatan 2022-2023. Program tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi bahasa Inggris sekaligus mempersiapkan peserta menghadapi tes CEPT sebagai bekal menghadapi dunia kerja maupun studi lanjut.

Ketua Panitia Farel, mewakili panitia pogram PINTAR ini menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kepedulian LEM UII terhadap pentingnya kemampuan bahasa Inggris bagi mahasiswa. Ia berharap pelatihan ini dapat memotivasi peserta untuk terus mengembangkan kemampuan bahasa Inggris.

Dalam sambutannya, perwakilan CILACS UII, Aditya Suci, menegaskan bahwa bahasa Inggris bukan sekadar syarat kelulusan, tetapi kompetensi penting yang perlu dipersiapkan sejak dini agar mahasiswa siap bersaing di tingkat global. Pelatihan menghadirkan pengajar CILACS UII, Mr. Fahrurrazi, yang membawakan materi Listening, Structure, dan Reading, disertai strategi dan tips meraih skor CEPT yang optimal.

Rangkaian kegiatan ditutup pada Sabtu, 11 Juli 2026, dengan pelaksanaan tes resmi (official)  Certificate of English Proficiency Test (CEPT™). Melalui kolaborasi ini, LEM UII dan CILACS UII berharap semakin banyak mahasiswa termotivasi untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi tantangan akademik dan profesional di masa depan. (ank)

CILACS UII Jadi Rujukan UM Gresik dalam Pengembangan Tes Kompetensi Bahasa Arab

Yogyakarta – CILACS Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan studi banding dari  pengelola Pengembangan Bahasa Asing Universitas Muhammadiyah (UM) Gresik pada Rabu (1/7/2026) di Kantor CILACS UII, Unit Demangan, Yogyakarta. Kunjungan ini bertujuan mempelajari pengembangan program Bahasa Arab serta tes kompetensi Bahasa Arab yang telah dikembangkan CILACS UII.

Rombongan UM Gresik dipimpin oleh Kepala Pengembangan Bahasa Asing, Yanuar Pandu Negoro, S.T., M.LogSCM, didampingi Dr. Hasan Basri, S.Ag., M.Pd.I. selaku Dekan Fakultas Pendidikan Agama Islam dan Dr. Mohammad Ahyan Yusuf Sya’bani, S.Pd.I., M.Pd.I. dari Biro Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kepala CILACS UII, Rr. Ratna Roostika, S.E., MAC., Ph.D., bersama jajaran manajemen CILACS UII.

Kunjungan ini dilatarbelakangi oleh rencana UM Gresik untuk mengembangkan tes kompetensi Bahasa Arab sebagai salah satu alternatif persyaratan kelulusan mahasiswa. Kebijakan tersebut muncul sebagai respons terhadap banyaknya mahasiswa yang memiliki latar belakang pendidikan pesantren sehingga memiliki kompetensi Bahasa Arab yang baik. Meski demikian, UM Gresik masih memerlukan referensi terkait model tes, standar asesmen, serta pengelolaan sumber daya manusia yang mendukung pelaksanaannya.

Rombongan UM Gresik (sebelah kiri) menerima cindera mata dari Cilacs UII yang diserahkan oleh Ratna Roostika, Se., MAC., Ph.D (Kepala)

Dalam kesempatan tersebut, tim CILACS UII memaparkan perjalanan institusi, pengalaman dalam mengembangkan layanan tes bahasa, serta berbagai inovasi yang telah dilakukan. Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas tantangan penyelenggaraan tes kompetensi bahasa, penyusunan instrumen asesmen, hingga strategi menjaga kualitas layanan.

Selain menjadi sarana berbagi praktik baik, pertemuan ini juga membuka peluang kerja sama antara CILACS UII dan UM Gresik, khususnya dalam pengembangan tes kompetensi Bahasa Arab, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan layanan kebahasaan di lingkungan perguruan tinggi. Melalui kunjungan ini, CILACS UII kembali menegaskan komitmennya sebagai pusat pengembangan bahasa yang tidak hanya memberikan layanan pendidikan dan pengujian bahasa, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi berbagai institusi dalam menghadirkan sistem asesmen bahasa yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pendidikan tinggi. (Ank)

The 2nd Mangrove Networking Seminar-Cilacs UII Hadirkan Pelatihan Bahasa Inggris Inovatif

Yogyakarta – Upaya peningkatan kompetensi bahasa Inggris sekaligus penguatan jejaring antarlembaga kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan The 2nd Mangrove Networking Seminar yang merupakan hasil kolaborasi antara Mangrove dan CILACS UII. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 9 Juni 2026 di Auditorium Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Seminar ini diikuti oleh peserta dari berbagai universitas, perusahaan, serta perwakilan kementerian yang memiliki perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia dan kemampuan komunikasi internasional. Dengan menghadirkan narasumber Yuta Otake (Mangrove) dari US, melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh wawasan baru mengenai pengembangan keterampilan bahasa Inggris, tetapi juga berkesempatan memperluas jaringan profesional dengan berbagai pihak dari latar belakang yang beragam.

Berbeda dengan pelatihan bahasa Inggris pada umumnya, kegiatan ini mengusung pendekatan pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Materi dirancang untuk membangun kepercayaan diri peserta dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan efektif.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 12.30 WIB hingga selesai ini berlangsung secara interaktif dengan berbagai aktivitas interaktif yang melibatkan peserta secara langsung. Melalui pendekatan tersebut, peserta diajak untuk aktif berkomunikasi, berkolaborasi, serta membangun networking dalam suasana yang dinamis dan inspiratif.

Penyelenggaraan The 2nd Mangrove Networking Seminar diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris peserta sekaligus membuka wawasan mengenai berbagai metode pelatihan dan pengajaran bahasa Inggris yang lebih kreatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan global saat ini.

Selain menjadi sarana peningkatan kompetensi bahasa, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan akademisi, praktisi, dunia usaha, dan pemerintah untuk saling berbagi pengalaman serta memperkuat jejaring kerja sama di masa mendatang. (Ank)

 

CILACS UII Dukung Adaptasi Format iBT Terbaru di TOEFL Experience Day 2026 di Jakarta

Jakarta, 21 Mei 2026 – CILACS UII berkesempatan menghadiri TOEFL Experience Day 2026, sebuah kegiatan yang diselenggarakan oleh ETS dan IIEF di The Ritz-Carlton Jakarta pada Kamis, 21 Mei 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan format terbaru TOEFL iBT yang mulai diterapkan sejak Januari 2026. Dalam sesi pemaparan, peserta memperoleh informasi mengenai berbagai perubahan signifikan pada format tes yang sebelumnya menggunakan sistem integrated test dan kini beralih menjadi adaptive test.

Meskipun empat keterampilan berbahasa yang diujikan—Listening, Reading, Speaking, dan Writing—tetap dipertahankan, terdapat sejumlah pembaruan pada tipe soal, jumlah soal, serta durasi pelaksanaan tes. Soal-soal kini disusun secara adaptif, dimulai dari tingkat yang lebih mudah dan menyesuaikan tingkat kesulitan berikutnya berdasarkan performa peserta. Selain itu, jumlah soal yang lebih ringkas membuat durasi tes menjadi lebih efisien, yakni sekitar dua jam.

Perubahan lainnya adalah hadirnya topik-topik yang lebih beragam dan bersifat global. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi bias budaya tertentu sehingga memberikan pengalaman tes yang lebih inklusif bagi peserta dari berbagai negara dan latar belakang. TOEFL Experience Day 2026 juga dikemas secara interaktif melalui sejumlah booth tematik yang masing-masing berfokus pada keterampilan yang diujikan dalam TOEFL iBT. Melalui konsep ini, peserta dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai karakteristik soal, strategi pengerjaan, serta berbagai pembaruan yang diterapkan pada format tes terbaru.

Partisipasi CILACS UII dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk terus memperbarui informasi dan wawasan mengenai perkembangan tes kemampuan Bahasa Inggris internasional. Pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan layanan persiapan tes dan pendampingan bagi para peserta yang akan mengikuti TOEFL iBT di masa mendatang. (GGs/Ank)

Cilacs UII Ikuti Bimtek BIPA Berbasis SKKNI Menuju Pengajar BIPA Tersertifikasi

Balai Bahasa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) BIPA Berbasis SKKNI Menuju Pengajar BIPA Tersertifikasi: Implementasi Unit Kompetensi SKKNI dalam Praktik Pembelajaran Modern pada tanggal 19–21 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Sasana Cipta, Dinas DIKPORA DIY dan diikuti oleh sekitar 40 pengajar serta pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dari berbagai lembaga penyelenggara BIPA di DIY, baik formal maupun nonformal. Dalam kegiatan ini, Cilacs UII turut berpartisipasi dan diwakili oleh Mrs. Suprihatin serta Mr. Saras Bayu Jatmiko dari Departemen Akademik.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengajar BIPA sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), mendorong kesiapan peserta dalam menghadapi sertifikasi profesi pengajar BIPA, serta penguatan profesionalisme pengajar dalam menghadapi perkembangan pembelajaran BIPA modern dan kebutuhan diplomasi bahasa Indonesia di tingkat internasional. Selain itu, BIMTEK ini juga menjadi upaya menjalin hubungan baik antarpegiat, pengajar, dan lembaga penyelenggara BIPA di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi penting, antara lain gambaran umum SKKNI, KKNI, dan sertifikasi pengajar BIPA; etos kerja ekonomi kreatif ke-BIPA-an; penggunaan kemampuan berbahasa Indonesia dalam diplomasi ke-BIPA-an; praktik persiapan diplomasi ke-BIPA-an melalui Uji Kemampuan Berbahasa Indonesia (UKBI); prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pengajar BIPA; prinsip manajerial pengajar BIPA; serta strategi promosi bahasa persatuan dalam konteks kebhinnekatunggalikaan masyarakat Indonesia.

Pelaksanaan BIMTEK dilakukan melalui berbagai metode pembelajaran interaktif, seperti pemaparan materi oleh narasumber, tugas dan diskusi kelompok, presentasi hasil kerja kelompok, serta tes dan evaluasi untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan unit kompetensi SKKNI secara optimal dalam praktik pembelajaran BIPA yang profesional, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan global. (Srs/Ank)

ULB UNY Fasilitasi TOEFL ITP Awardee LPDP  di Cilacs UII

ULB UNY Fasilitasi TOEFL ITP Awardee LPDP  di Cilacs UII

Sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik dan kemampuan bahasa Inggris, ULB UNY melaksanakan Program Pengayaan Bahasa ULB UNYberupa Tes TOEFL ITP yang diselenggarakan bekerja sama dengan CILACS UII bagi awardee LPDP.

Peserta tes yang merupakan awardee LPDP Adalah siswa Program Pengayaan Bahasa di ULB UNY dengan total sebanyak 55 peserta. Kegiatan tes dilaksanakan pada Jumat, 8 Mei 2026 dan Senin, 11 Mei 2026.

Pelaksanaan TOEFL ITP dilakukan secara Computer Based Test (CBT) di Laboratorium Komputer CILACS UII dan Laboratorium Komputer ULB UNY. Suasana tes berlangsung tertib, kondusif, dan lancar dengan dukungan fasilitas laboratorium yang memadai.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris peserta sebagai bagian dari program pengayaan bahasa sekaligus mendukung kesiapan akademik para awardee LPDP dalam menghadapi tantangan studi di tingkat yang lebih tinggi.

Sebelum tes dimulai, peserta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan teknis mengenai alur pelaksanaan TOEFL ITP CBT, mulai dari prosedur login, tata tertib pelaksanaan, hingga mekanisme pengerjaan soal. Pembekalan ini diberikan agar peserta dapat mengikuti tes dengan nyaman dan optimal.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta semakin siap meningkatkan kompetensi bahasa Inggris sebagai bekal akademik maupun profesional di masa depan. (Ank)

CILACS UII Matangkan Kesiapan Tes ACCA

Dalam upaya menjaga kualitas dan kelancaran pelaksan

aan tes internasional, CILACS UII menyelenggarakan kegiatan Readiness Check dan Refreshment Training ACCA Test bersama tim British Council. Tes ACCA adalah ujian sertifikasi internasional di bidang akuntansi dan keuangan yang diselenggarakan oleh Association of Chartered Certified Accountants atau ACCA yang berbasis di Inggris.

Sertifikasi ini dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi profesional dalam bidang: akuntansi, auditing, perpajakan, manajemen keuangan, hingga bisnis dan etika profesional. ACCA diakui secara global dan banyak digunakan sebagai standar kompetensi bagi profesional akuntansi dan keuangan di berbagai negara.

Kegiatan ini melibatkan Tim Venue Staff CILACS UII dan Tim British Council, serta dilaksanakan pada Senin, 11 Mei 2026 pukul 13.00–15.00 WIB di Laboratorium Komputer B CILACS UII, Jl. Demangan Baru No. 24 Yogyakarta.

Pelaksanaan readiness check dan refreshment training menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh prosedur pelaksanaan tes ACCA berjalan sesuai standar. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kualitas layanan, meminimalkan kendala teknis, serta memastikan peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan lancar.

Dalam kegiatan tersebut, tim IT Support melakukan pengecekan serta persiapan perangkat tes, sementara Venue Staff mendapatkan penyegaran kembali terkait alur pelaksanaan, prosedur pengawasan, hingga standar operasional tes ACCA.

Melalui kegiatan ini, CILACS UII menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan tes internasional yang profesional, terpercaya, dan berstandar global. (Ank)

J.TEST Hadir di CILACS UII

J.TEST Hadir di CILACS UII

CILACS UII kembali memperkuat jejaring kerja sama internasional melalui pelaksanaan J.Test (Jitsuyou Nihongo Kentei), yaitu ujian kemampuan bahasa Jepang yang berfokus pada penggunaan bahasa secara praktikal dalam kehidupan nyata maupun dunia kerja.

Pelaksanaan tes berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 10.00–12.30 WIB di CILACS UII, Jl. Demangan Baru No. 24, dengan menggunakan ruang Madrid, Sydney, dan New York.

Kegiatan ini diawasi langsung oleh pengawas dari JTest Indonesia yang dibantu oleh personel CILACS UII guna memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib, nyaman, dan sesuai standar.

Sertifikat kemampuan bahasa Jepang menjadi salah satu kebutuhan penting, baik untuk melamar pekerjaan di perusahaan Jepang di Indonesia maupun di Jepang. Selain itu, sertifikat juga menjadi syarat utama dalam pengurusan visa studi dan visa kerja di Jepang, termasuk untuk program perawat, care-giver, hingga berbagai sektor pekerjaan lain yang memerlukan visa Gijinkoku. Dengan demikian, J.TEST menjadi salah satu langkah awal untuk membuka peluang pendidikan dan karier internasional di Jepang.

Melalui kerja sama ini, CILACS UII berupaya mewadahi kebutuhan masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya yang ingin memperoleh sertifikat kemampuan bahasa Jepang melalui akses tes yang lebih dekat, mudah, dan terpercaya. (Ank)