The 2nd Mangrove Networking Seminar-Cilacs UII Hadirkan Pelatihan Bahasa Inggris Inovatif
Yogyakarta – Upaya peningkatan kompetensi bahasa Inggris sekaligus penguatan jejaring antarlembaga kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan The 2nd Mangrove Networking Seminar yang merupakan hasil kolaborasi antara Mangrove dan CILACS UII. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 9 Juni 2026 di Auditorium Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.
Seminar ini diikuti oleh peserta dari berbagai universitas, perusahaan, serta perwakilan kementerian yang memiliki perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia dan kemampuan komunikasi internasional. Dengan menghadirkan narasumber Yuta Otake (Mangrove) dari US, melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh wawasan baru mengenai pengembangan keterampilan bahasa Inggris, tetapi juga berkesempatan memperluas jaringan profesional dengan berbagai pihak dari latar belakang yang beragam.

Berbeda dengan pelatihan bahasa Inggris pada umumnya, kegiatan ini mengusung pendekatan pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Materi dirancang untuk membangun kepercayaan diri peserta dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan efektif.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 12.30 WIB hingga selesai ini berlangsung secara interaktif dengan berbagai aktivitas interaktif yang melibatkan peserta secara langsung. Melalui pendekatan tersebut, peserta diajak untuk aktif berkomunikasi, berkolaborasi, serta membangun networking dalam suasana yang dinamis dan inspiratif.
Penyelenggaraan The 2nd Mangrove Networking Seminar diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris peserta sekaligus membuka wawasan mengenai berbagai metode pelatihan dan pengajaran bahasa Inggris yang lebih kreatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan global saat ini.
Selain menjadi sarana peningkatan kompetensi bahasa, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan akademisi, praktisi, dunia usaha, dan pemerintah untuk saling berbagi pengalaman serta memperkuat jejaring kerja sama di masa mendatang. (Ank)





















