Kejar Beasiswa Unggulan, Prodi HI UII Fasilitasi IELTS Tes Mahasiswanya

Prestasi belajar mahasiswa menjadi salah satu ukuran untuk menunjukan keberhasilan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan pengelola pendidikan. Artinya keberhasilan dalam proses pendidikan dapat dilihat oleh tingkat motivasi dan prestasi yang diperoleh. Proses pendidikan dengan jangka waktu tertentu diharapkan memperoleh hasil positif dengan hasil yang terukur. Peran pengelola dalam mendorong peserta didiknya sangatlah penting dalam upaya mewujudkan hal tersebut.

Suasana kelas persiapan IELTS Prodi HI UII

Seperti halnya yang dilaksanakan oleh Prodi Hubungan International Fakultas Psikologi dan Ilmu Budaya (FPSB) UII baru-baru ini. Bekerjasama dengan Cilacs UII dalam beberapa program khususnya dalam persiapan menghadapai tes IELTS™ . Pada awal program mahasiswa harus melaksanakan IELTS Simulasi, yang kemudian oleh pihak program studi diseleksi secara internal untuk menentukan 10 besar hasil terbaik. Mahasiswa terpilih tersebut diikutkan dalam pembekalan IELTS preparation untuk menghadapi tes resmi IELTS™ di Cilacs UII.

Pengajar Cilacs UII (tengah) berfoto bersama pengajar Cilacs UII setelah menyelesaikan program IELTS preparation

Kegiatan tersebut cukup lama, yaitu sejak Desember 2022 hingga Februari 2023. Hasil skor IELTS tersebut akan digunakan sebagai kelengkapan aplikasi beasiswa IISMA tahun 2023 kali ini.

Persiapan dan registrasi pelaksanaan IoC (IELTS on Computer) di Cilacs UII

IELTS™ merupakan tes berskala internasional yang terdiri dari Listening, Reading, Writing dan Speaking. Sat ini Cilacs UII ditunjuk oleh British Council sebagai penyelenggara IELTS on Computer (IoC) wilayah DIY-Jateng.  (Ank)

Cilacs UII Sambangi LTC UMY

Pratama Ahdi selaku Manager LTC didampingi beberapa pengajar menyampaikan sambutannya

Rabu,  8 Februari 2023 Cilacs UII mengunjungi Language Training Center (LTC) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pertemuan tersebut memiliki agenda utama silaturrahim antar pengelolaan pusat bahasa di Yogyakarta. Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D (Kepala Cilacs UII) memimpin rombongan dari Cilacs UII antara lain  Aditya Suci, S.Pt (Kadep Pemasaran), Suprihatin, S.Pd (Kadep. Akademik), Muh. Yusuf Arief (Kadep Layanan Tes) serta M. Andri Wibowo   (koordinator Tes Bahasa Inggris) di gedung UMY Kampus terpadu Jl. Brawijaya, Kasihan, Bantul.

kedua belah pihak saling bertukar pengalaman dalam hal pengelolaan pusat bahasa

Agenda pertemuan tersebut disambut hangat oleh Pratama Ahdi (Manager LTC UMY), dalam kesempatan tersebut Pratama Ahdi juga didampngi oleh beberapa staf manajemen dan pengajar LTC UMY Yogyakarta. Kedua belah pihak saling menyampaikan perkembangan pusat bahasa yang dikelolanya saat ini, sekaligus menjelaskan beberapa rencana pengembangan yang akan dilakuakn dalam menghadapi perkembangan saat ini khususnya terkait dengan kebahasaan baik untuk internal maupun eksternal masing-masing Lembaga.

Harapan kedua belah pihak dimasa yang akan datang dapat pula terjalin kerjasama yang baik dalam pengembangan kebahasaan bagi sivitas akademika di Yogyakarta. Pada akhir pertemuan dilakukan sesi foto Bersama dan bertukar cindera mata. (Ank)

Kedua lembaga saling bertukar cindera mata

 

Pelajar Asing BIPA Cilacs UII Tertarik Belajar Membantik

Batik Indonesia adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan sejak dulu batik sudah menjadi bagian dari budaya Jawa serta Indonesia pada umumnya. Tradisi membatik pada jaman dahulu merupakan tradisi turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari daerah mana. Sebagai contoh,  motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta tentu memeliki perbedaan dan makna tersendiri.

Meskipun batik identik dengan budaya adat Jawa, namun kini batik sudah menjadi bagian kebudayaan nasional bagi masyarakat Indonesia, bahkan sudah banyak pula dikenal di manca negara. Penggunaannyapun tidak lagi sebagai pakaian adat tetapi sudah mengikuti perkembangan mode busana baik bagi wanita maupun pria.

Perkembangan batik yang sudah mendunia ini mendorong mahasiswa asing yang belajar  di Indonesia yaitu yang mengikuti program Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA), Cilacs UII sangat antusias untuk mengenal batik Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Kamis 2 Februari 2023 tim pengajar BIPA Cilacs UII mengajar para peserta BIPA ini mengunjungi Museum Batik Yogyakarta untuk melihat secara langsung koleksi batik tradisional Yoagyakarta. Yang menarik adalah, dalam kinjungan budaya tersebut peserta juga diajak langsung mempraktekan pembuatan batik dari awal hingga akhir.

Peserta BIPA Cilacs UII sedang praktek membatik

Peserta BIPA Cilacs UII Nampak sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mr Saras Bayu Jatmiko menjelaskan bahwa selain materi Bahasa Indonesia yang digunakan saat ini bervariasi dari tingkat 1 sampai dengan tingkat 3,  namun metode pembelajaran yang menarik seperti halnya pengenalan kebudayaan Indonesia melalui berbagai kebudayaan local Jawa sangat membantu mereka untuk cepat mempelajari dan mencintai Bahasa Indonesia.(Ank)

 

Siswa BIPA Cilacs UII Belajar Memasak Lodeh

Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA), Cilacs UII merupakan program pelatihan Bahasa Indonesia bagi penutur asing. Program BIPA Cilacs UII ini sudah ada sejak tahun 2003 semenjak berdirinya Cilacs UII. Namun dalam perkembangannya saat ini sudah mengalami banyak perubahan baik secara kualitas maupun metodenya.

Lebih lagi dengan adanya program Future Global Leaders Scholarships (FGLS) UII berasal dari negara Yaman, Saudi Arabia, Nigeria, Pakistan, Zimbabwe, Palestina, Algeria, Thailand, dan Australia. Coordinator BIPA Cilacs UII, Mr Saras Bayu Jatmiko menjelaskan bahwa materi BIPA Cilacs yang digunakan saat inii bervariasi dari tingkat 1 sampai dengan tingkat 3,  menggunakan metode pembelajaran yang sangat menarik, peserta akan dikengenalkan kebudayaan Indonesia. Salah satunya adalah budaya Jawa, selain mengunjungi beberapa museum, juga mengunjungi candi, makam raja Mataram, berbelanja di pasar tradisional, menari, Jemparing (panahan), serta memasak menu khas Jawa.

Siswa BIPA sedang praktek menggoreng tempe

Pada hari Selasa, 24 Januari 2023 lalu, beberapa mahasiswa asing diajak untuk mengenal sekaligus mempraktekan memasak lodeh, menggoreng tempe dll. Mereka tampak antusias dan sangat menikmati kegiatan tersebut.

Saras berharap bahawa, peserta dapat memahami Indonesia dari sudut pandang baru, antara lain dari bahasa yang digunakan oleh penutur asli serta beragam kegiatan/gelar budaya yang sudah mereka pelajari atau lakukan. Peserta juga diharapkan agar tidak berpuas diri, terus menerus belajar dan mempraktikkan/menggunakan Bahasa Indonesia agar bisa menguasainya, sebab penguasaan bahasa asing dimulai dari seberapa sering bahasa tersebut digunakan dan dipraktikkan. (Ank)

Cilacs UII Berpartisipasi dalam Job Fair UII 2022

 

Menjadi bagian Universitas Islam Indonesia, Cilacs UII digandeng oleh Direktorat Pengembangan Akademik  (DPKA) UII untuk berpartisipasi dalam Job Fair UII tahun 2022 yang dislenggarakan pada Senin-Selasa, 12-13 Desember 2022.

Tim stand Cilacs UII bersama Ratna Roostika, S.E., MAC., Ph.D (Kepala Cilacs) serta Lizda Iswari, S.T., M.Sc (Sekprodi Informatika UII) foto bersama

Job Fair UII tahun 2022 ini sendiri dibuka untuk umum dan diselenggarakan di Auditorium KH. Abdul Kahar Mudzakir Lantai 1. Dan diikuti oleh banyak sekali Lembaga dan perusahaan ternama di Indonesia. Cilacs UII yang hadir dalam kesempatan tersebut ikut serta membuka lowongan pekerjaan diantaranya adalah sebagai part timer untuk pengajar beberapa bahasa asing. Selain itu, untuk meramaikan suasana Cilacs UII memberikan tips dan trik wwawancara dalam bahasa Inggris dengan menghadirkan nara sumber Miss Amalia yang merupakan salah satu pengajar senior Cilacs UII.

Suasana booth Cilacs UII

Selain itu, Cilacs UII juga menyediakan berbagai kostum tradisional negara Korea, Jepang, Mandarin dan Arab, sehingga para pengunjung pun bisa merasakan memakai kostum tersebut dan diabadikan dalam foto-foto mereka. Peserta tampak sangat antusias hadir dalam Job Fair UII tahun 2022 kali ini. (Ank)

Antusisme pengunjung untuk mengenal budaya asing yang ada di Cilacs UII

SIMLA dan Bahasa Arab Jadi Solusi Menembus Pendidikan di Timur Tengah

Melihat kondisi saat ini, berkembangnya jaman modern dengan teknologinya yang begitu pesat. Kita telah masuk kedalam era digitalisasi dalam berbagai bidang, perubahan yang tidak bisa ditolak. Bidang pendidikan dan budayapun menjadi bagian dalam perkembangan dunia saat ini, kita hanya perlu memahami dan mengontrol atas situasi tersebut. Salah satunya yaitu dengan terus mengasah diri untuk menguasai berbagai soft skill yang dibutuhkan, salah satunya yaitu kemampuan bahasa asing.

Pencapaian pendidikan yang layak adalah tanggung jawab kita bersama, bagaimana seseorang mampu meraih cita-cita pendidikan tertingginya baik didalam maupun diluar negeri. Semua perlu upaya yang keras dan sungguh-sungguh, khususnya jika hendak menempuh studi lanjut di luar negeri, kemampuan bahasa asing sangatlah diperlukan. Untuk wilayah Timur Tengah kemampuan bahasa Arab sangat diperlukan untuk mendukung Pendidikan disana.

Muhammad Rofiqi , S,S., M.Hum sedang menyampaikan materi SIMLA.

Muhammad Rofiqi, S.S., M.Hum, salah satu pengajar bahasa Arab Cilacs UII  menyampaikan bahwa bahasa Arab saat ini berkembang ke arah studi ilmu yang lebih umum. Jadi kepentingannya bukan hanya studi agama, tapi utk keilmuan pada umumnya. Dunia bisnis, ekonomi, olahraga khususnya bola dan dunia balap, beasiswa pendidikan, dunia kerja, bisnis, media, tidak jauh dari dunia Arab. Hal ini juga karena Arab membuka diri dg dunia bisnis, ekonomi, sponsor bola, bahkan kawasan Arab teluk akan menjadi Eropa baru di Timur Tengah seperti Emirat, Qatar, Saudi, Kuwait, Jordan, dll.

Selain itu, dalam belajar bahasa Arab kita juga perlu mengukur kemapuan kita, Cilacs UII saat ini memiliki alat ukur tes bahasa Arab yang dijamin validitasnya. SIMLA (Syahadah al-Ikhtibar li Maharah al-Lughah al-‘Arabiyyah), merupakan alat pengukur kompetensi bahasa Arab yang resmi diselenggarakan oleh Cilacs Universitas Islam Indonesia. Keunggulannya yaitu :

  1. Tes kompetensi bahasa Arab, bersertifikat resmi Cilacs UII.
  2. Mengukur kemampuan berbahasa Arab.
  3. SIMLA dapat digunakan oleh guru, mahasiswa, akademisi, maupun
  4. Dapat dipergunakan sebagai prasyarat untuk studi lanjut, beasiswa, kelulusan, dll.

Komponen SIMLA sendiri terdiri dari 3 sesi yaitu  : sesi 1 : Fahm Masmu’ (Menyimak), sesi 2: Asalib wa Tarakib (Tata Bahasa), sesi 3 : Fahm Maqru’ (Pemahaman Bacaan). Jadi semua orang perlu belajar Bahasa Arab, tidak hanya karena kepentingan agama tapi utk semua bidang. (Ank)

 

Cilacs UII Perkuat Kerjasama BIPA Dengan KUI UII

Suasana pertemuan Cilacs UII dan KUI UII

Jumat, 2 Desember 2022 Cilacs UII Yogyakarta melawat ke Kantor Urusan Internasional KUI) Universitas Islam Indonesia.  Pertemuan tersebut memiliki agenda utama silaturrahim sekaligus mempererat hubungan kedua belah pihak yang selama ini sudah terjalin cukup lama, terutama dalam hal pengelolaan program Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA).

Rombongan Cilacs UII yang dipimpin oleh Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D (Kepala Cilacs UII) didampingi oleh Aditya Suci, S.Pt (Kadep Pemasaran), Dinar Darundini, SIP (Staf pemasaran) serta Saras Bayu Jatmiko, S.Pd., Gr (Koordinator BIPA Cilacs UII).

Kunjungan ke KUI ini diterima langsung oleh Dr.rer.nat. Dian Sari Utami, S.Psi., M.A. (Direktur Kemitraan/Kantor Urusan Internasional), Nihlah Ilhami, S.Pd. (Kepala Divisi Mobilitas Internasional) dan Riefki Fajar Ganda Wiguna, S.Pd., M.Hum (Manajer Culture and Learning Center (CLC) UII.

Pertemuan  dengan KUI UII ini bukan kali pertama, sebelumnya Cilacs UII sudah pernah berkunjung ke KUI dalam agenda pertemuan yang sama yaitu upaya menjalin hubungan kerjasama kedua belah pihak.

Penandatanganan surat kerjasama BIPA oleh kedua pimpinan

 

Dalam kesempatan itu, Ratna Roostika, S.E., MAC., Ph.D. menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kerja sama yang selama ini sudah berjalan baiak. Ratna menambahkan, dalam diskusi terebut terlihat banyak sekali peluang untuk jalinan kerja sama yang ada kaitannya dengan budaya secara internasional. Sejalan dengan hal tersebut, Direktur KUI, Dr.rer.nat. Dian Sari Utami, S.Psi., M.A.  menyambut baik jika kedepan ada beberapa kegiatan dan kesepakatan baru yang dapat dikolaborasikan bersama unutk kemajuan kedua belah pihak.

Pada sesi akhir pertemuan dilakukan pula penandatanganan kerjasama BIPA antara KUI dan Cilacs UII,  harapan yang akan dicapai dalam pertemuan ini yaitu adanya sinergi antara KUI dan Cilacs UII untuk pengembangan BIPA di UII. (Ank)

Examiner British Council Lakukan Speaking Test Secara Face to Face

Minggu, 27 November 2022, Cilacs UII dan British Council menyelenggarakan IELTS on Computer (IoC) di kantor Cilacs UII, Jl. Demangan Baru 24 Yogyakarta secara Closed Session (jadwal khusus). Tes IELTS™ ini tidak ada bedanya dengan tes IELTS™ yang sudah berjalan saat ini. Hanya saja, pada tes kemarin sesi Speaking test dilaksanakn secara face to face (tatap muka) oleh examiner British Council.  Proses ini baru pertama dilaksanalkan sejak adanya pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu, sementara ini tes IELTS™  dilaksanakan secara on-line.

Ratna Roostika, S.E, MAC., Ph.D (Kepala Cilacs) bersama Tim IELTS Cilacs UII foto bersama dengan tim British Council

 

Seperti kita ketahui bersama bahwa Cilacs UII adalah salah satu venue test CD-IELTS di Indonesia untuk wilayah DIY-Jateng, model tes yang berjalan saat ini yaitu menggunakan komputer secara on-line. Hal Ini memberikan kemudahan untuk peserta yang lebih menyukai pengerjaan tes secara paperless. Salah satu keuntungan tes berbasis komputer yaitu pada sesi writing, terdapat fitur word count yang bisa membantu peserta menghitung jumlah kata pada tulisan mereka. Sedangkan sesi Speaking dilaksanakan menggunakan media khusus yaitu video conference.

Bagi instansi, lembaga atau komunitas tertentu yang menginginkan tes secara closed session dapat mengajukan melalui Cilacs dengan mengisi beberapa formulir. Tes IELTS™ dilaksnakan dalam 4 sesi yaitu Listening, Reading, Writing dan Speaking. (Ank)

Universitas Amikom Yogyakarta Minati Program English for Lecturers

Salah satu manfaat lain seseorang menguasai skill bahasa Inggris yang baik yaitu dapat menambah kepercayaan diri, apalagi bagi para dosen atau staf pengajar. Apalagi saat ini komunikasi bahasa Inggris sudah menjadi hal yang lazim di lingkungan akademisi.

Baru-baru ini, Cilacs UII melaksanakan program baru yaitu “English for lecturers” (Bahasa Inggris untuk manajemen kelas internasional) bagi dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta.

Mr. Yono, salah satu pengajar Cilacs UII sedang memaparkan materinya.

Program pelatihan ini merupakan upaya pengembangan kompetensi Bahasa Inggris, Universitas Amikom Yogyakarta sebagai salah perguruan tinggi yang konsisten kepada peningkatan bahasa Inggris memfasilitasi para dosen untuk meningkatkan kemampuan public speaking namun dalam konteks pengajaran di kelas.

Mr. Cahyo, salah satu pengajar Cilacs UII berfoto bersama setelah kelas berakhir

Pelatihan berlangsung secara intensif 5 hari sejak Senin hingga Jumat, 21-25 November 2022 di  kampus Universitas Amikom Yogyakarta. Metode yang digunakan yaitu dengan pembelajaran Communicative Approach yaitu penekanan kemampuan berkomunikasi secara langsung. Aktivitas didalam kelas antara lain : role playing, group discussion, individual performance, dan praktik peer teaching. (Dnr/Ank)