Cilacs UII dan IP Manajemen FBE UII Adakan IELTS Preparation Camp

Foto bersama sebelum kegiatan IELTS Preparation Camp 2023

Sebagian besar masyarakat umum tidak lagi asing dengan salah satu tes internasional yaitu IELTS (International English Language Testing System). Tes bahasa Inggris ini menjadi syarat untuk siapa saja yang hendak masuk universitas di luar negeri. Tentu saja tiap-tiap universitasmemiliki kebijakan besaran band score yang berbeda. Untuk itulah setiap orang yang akan mengambil tes IELTS ini perlu sekali mempersiapkan diri dengan baik, selain biaya tesnya yang cukup mahal, tes IELTS memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Dalam tes IELTS, terdapat empat aspek penilaian yaitu membaca (Reading), mendengar (Listening), menulis (Writing), dan berbicara (Speaking).

Itulah sebabnya IELTS dijadikan tolok ukur kemampuan berbahasa Inggris di banyak negara. Selain unutk keperluan pendidikan IELTS juga digunakan untuk keperluan imigrasi dan bekerja diluar negeri. Dengan mendapatkan skor yang baik pada tes IELTS, pihak universitas dan pemberi beasiswa dapat menilai kemampuan berbahasa Inggris seseorang.

Peserta berfoto bersama Kepala Cilacs UII Ratna Roostika SE., MAC., Ph.D

Kondisi ini dirasakan oleh banyak pihak khususnya dunia pendidikan, bagaimana sebuah lembaga bisa mempersiapkan anak didiknya ketika lulus nanti mereka memiliki nilai tambah. Kompetensi bahasa asing misalnya. Berdasar beberapa hal tersebut, pengelola IP manajemen FEB UII menjalin Kerjasama dengan Cilacs UII untuk mengadakan kegiatan pelatihan IELTS Preparation yang dikemas dalam kegiatan pelatihan selama 4 hari di salah satu hotel di Kaliurang.

Ms Vinta sedang memberikan materinya

Kegiatan berlangsung tanggal 9-12 Mei 2023 yang diikuti oleh 12 orang peserta yang berasal dari IP Manajemen FBE UII serta didampingi oleh 4 orang pengajar pilihan dari Cilacs UII. Kegiatan dibuka secara langsung oleh Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D  (Kepala Cilacs UII) dan Abdur Rafik, S.E., M.Sc.  (Ketua Program Studi Manajemen Program Sarjana) yang didampingi oleh  Katiya Nahda, S.E., M.Sc. (Sekretaris Program Studi Manajemen Program Internasional). Dalam sambutannya kedua pimpinan lembaga menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat membawa hasil positif dan dapat memberi manfaat bagi semua pihak. (Anank).

Peserta berfoto bersama setelah kegiatan berlangsung

 

 

Kolaborasi Access Indonesia-Cilacs -Eco Learning Loka Renjana Kampanyekan  Peduli Lingkungan

 

Aditya suci, S.Pt memberikan kenang-kenangan kepada DR. drg. Punik Mumpuni Wijayanti., M.Kes selaku pimpinan Eco learning Loka Renjana Yogyakarta.

Masalah lingkungan dengan berbagai problem Kesehatan dan problem sosial saat ini sudah sangat menghawatirkan, hal ini menjadi perhatian kita Bersama. Lalu apa yang bis akita lakukan? Banyak hal yang bis akita perbuat, salah satunya adalah dari mulai diri sendiri untuk menjaga lingkungan kita dari pencemaran bahan-bahan plastik dan lain-lain.

Alumni Access Yogyakarta sedang melakukan kegiatan Story Telling Eco Enzyme education

Bersama alumni Access Program dari US Embassy dan difasilitasi oleh Cilacs UII mencoba melaksanakan kegiatan positif yaitu Story Telling Eco Enzym Education sekaligus belajar pengelolaan limbah organic menjadi berbagai bahan bermafaat. Kegiatan dilaksanakan di Eco Learning Loka Renjana yang merupakan komunitas Ecoenzym Yogyakarta. Kegiatan ini sebteulnya rangkaian dari kegiatan sebelumnya.

Workshop dan Pelatihan pengolahan limbah organik menjadi bahan bermanfaat oleh Utami selaku pembicara

 

Para peserta adalah para satri Pondok Tahfidz Permata hati Yogyakarta dan dipandu oleh alumni program Access Yogyakarta. Sambutan saat pembukaan oleh Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D (Kepala Cilacs UII) sekaligus site coordinator Access diwakili oleh Aditya Suci, S.Pt (kepala Departemen Pemasaran). Dalam sambutannya Adit menyampaikan perlunya kegitan seperti ini intuk menggugah semangat menjaga lingkungan.

 

 

Studium General 36 : Visualize Your Goals

Rabu, 3 Mei 2023 Cilacs UII mengadakan Studium General untuk program Progressive Angkatan 36, dihadiri oleh seluruh mahasiswa baru Progressive angakatan 36 dan staf manajemen dan pengajar dari Cilacs UII.  Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D (Kepala Cilacs UII) yang diwakili oleh Suprihatini, S.Pd (Kepala Departemen Akademik). Dalam sambutan tersebut disampaiakn bahwa Cilacs UII merasa senang dan berbangga hati karena dipercaya sebagai tempat belajar bahasa Inggris oleh para peserta. Ratna juga mengucapkan selamat atas diterimanya menjadi mahasiswa Progressive 36.

Suprihatin, S.Pd sedang memberian sambutannya mewakili Kepala Cilacs UII

Program Progressive ini saat ini terus mengalamiperubahan dan inovasi dalam peningkatan kualitas sejak dibukanya program ini 15 tahun lalu. Harapannya semoga program ini bisa membawa manfaat dan membantu tujuan para peserta meraih cita-citanya, baik studi lanjut atau untuk menunjang keahlian sesuai dengan profesinya masing2.

Beberapa peserta yang hadir menyampaikan beberapa alas an mengikuti program Progressive ini, salah satunya yaitu Zamzam, menurutnya Progressive yang sanagat komperensif materinya sangat menarik, diharapkan menjadi sarana mendapatkan ruang/circle utk belajar bahasa Inggris.  Untuk meningkatkan kompetensinya dalam bahasa Inggris pasif dan aktif.

Senada dengan Martha Lusiana, menyampaikan senangdan tertarik denganh Progressive dengan materi yang ditawarkan serta biaya yang ditawarkan. Selama ini dalam kesehariannya lebih banyak membaca dan Martha ingin mampu menulis dan berkomunikasi dengan baik. Harapannya Progressive ini bisamembantu mewujudkan cita-citanya.

Mr. Jo sedang memberikan materi Motivation Session Progressive 36

Pada sesi akhir, dilaksanakan sesi Motivasi oleh Jovan Andry (Mr. Jo) yang merupakan salah satu pengajar senior Cilacs UII. Mr. Jo menjelaskan untuk meraih kesuksesan belajar bahasa Inggris ada beberapa hal yang bis akita lakuakan, yang pertamam, Visualize Goals, lakukan dan dapatkan panduan yang tepat. Salah satunya dengan mengikuit program Progressive. Kedua, Set Achievable Goals, mengatur tujuan belajar, dari yang  sederhana saja. Ketiga, Benefit Of Learning English, dapatkan manfaatnya. Karena bahasa Inggris adalah salah satu ilmu bahasa yang akan dibawa sampai kapanpun dan dimanapun. Selanjutnya yaitu, Take That Firts Step, mengambil langkah pertama utk merealisasikan goals tersebut, misalnya  join kelas tambahan, komunitas, dll. Terakhir yaitu, Immerse yours Self, menciptakan lingkungan yg mendukung utk membangun kemampuan bahasa Inggris kita. Menonton movie, TV, news,  dll. (Ank)

 

US Embassy dan IIEF Ajak Peduli Lingkungan Melalui EOA di Cilacs UII

Kita ketahui bersama bahwa masalah lingkungan justru disebabkan oleh kelalaian manusia serta banyaknya kegiatan sosial ekonomi manusia.  Memburuknya lingkungan tersebut tentu membawa dampak langsung kepada bumi baik  jangka pendek maupun dalam waktu jangka panjang. Tingginya kegiatan industri dan sosial manusia tentu dibarengi dengan konsumsi bahan bakar yang tinggi, hal tersebut mengakibatkan pemanasan global serta memburuknya kualitas air yang dikarenakan meningkatnya limbah yang dikemudian hari menimbulkan permasalahan lingkungan disekitar kita.

Lantas,  bagaimana kita memandang kondisi tersebut? Akankah kita hanya diam sembari melihat bumi dan alam ini terus memburuk? banyak yang bisa kita lakukan, dari hal-hal kecil yang bersifat menjaga alam sekitar, mengurangi jumlah konsumsi plastik misalnya. Dalam faktanya masalah lingkungan ini dapat membawa efek domino kepada rusaknya ekosistem seperti hutan, sungai atau pantai yang suatu hari nanti atau bahkan sekarang bisa kita rasakan bersama akibatnya.

Proses kegiatan EOA 2023

Salah satau hal positif yang bisa menginspirasi kita yaitu dengan kegiatan Earth Optimism for Access yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Amerika bersama IIEF, Jakarta.  Kegiatan ini merupakan salah satu upaya menggugah semangat masyarakat dunia untuk menjaga lingkungan  disekelilingnya dengan harapan bisa membawa efek secara internasional. Kegiatan ini diprakarsai oleh kedutaan besar Amerika melalui IIEF dan fokus kepada tema  pelestarian lingkungan hidup. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh perwakilan dari US Embassy serta IIEF juga Ratna Roostika Se., MAC., Ph.D (Kepala Cilacs UII), sebagai peserta yaitu para almuni Acces Program beberapa tahun lalu serta faculty member Access Program. 

Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D (Kepala Cilacs UII) sekaligus site coordinator Access Program sedang memberikan arahan bersama Mr. Ade (pemandu dan pengajar program Access)

Saat ini Cilacs kembali mendapat kepercayaan sebagai site pelaksana EOA 0.2 tahun 2023. Program ini dirancang untuk para alumni program Access agar dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang relevan untuk menjadi individu yang lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan.

Program ini akan berjalan selama 4 bulan dengan berbagai macam aktifitas yang mencakup kepedulian lingkungan salah satunya melalui enhancement activity. Pelaksanaan enhancement activity yang pertama dilaksanakan pada Sabtu, 25 Maret 2023 di Cilacs UII dengan aktifitas melukis pada puzzle dengan tema konservasi kelautan.

Hasil mural peserta EOA 2023

Suprihatin, S.Pd (Kadep Akademik) sekaligus team Access Yogyakarta menyampaikan bahwa, keikutsertaan Cilacs UII ini adalah bentuk peran aktif  Cilacs  dalam kegiatan pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Harapan lain yang ingin dicapai yaitu menggugah semangat masyarakat dunia untuk lebih peduli terhadap lingkungan serta ikut serta menjaga kelestariannya. (Ank/Tin)

AMINEF Kenalkan Beasiswa Fulbright FLTA ke Guru Di Yogyakarta

Selasa, 21 maret 2023 Cilacs UII menerima kunjungan dari American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) yang merupakan organisasi binational yang mengelola program beasiswa Fulbright dan program pertukaran belajar lainnya yang didanai oleh pemerintah Amerika Serikat dan pemerintah Indonesia.

Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D (Kepala Cilacs UII) memberiakn cindera mata kepada Miftahul Mardiyah (Associate Communications Officer AMINEF)

Kali ini AMINEF mendatangkan Miftahul Mardiyah (Associate Communications Officer AMINEF) sebagai naras umber untuk menjelaskan informasi seputar beassiswa Fulbright Foreign Language Teaching Assistant (FLTA) bagi para pengajar/guru Bahasa Inggris maupun BIPA dari berbagai jenjang Pendidikan.

Suasana Info Session Filbright FLTA

Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Cilacs UII Lt.2 dengan peserta para guru yang berasalah dari Yogyakarta, Solo dan sekitarnya. Sebelum acara dimulai, kegiatan dibuka secara resmi oleh Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D (Kepala Cilacs UII), dalam sambutannya Ratna menjelaskan pentingnya meningkatkan pengetahuan dan menempuh Pendidikan hingga diluar negeri, selain akan  terbukanya wawasan sesorang tentu saja akan menambah pengalaman serta jaringan yang suatu saat nanti bisa dimanfaatkan setelah masa studi selesai.

Foto bersama Cilacs UII-AMINEF dan Peserta

Pada sesi tanya jawab, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Sebelum pertemuan berakhir, para pembicara memberikan semangat kepada para peserta untuk mengembangkan kemapuannya dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada.  (Ank).

Milad 20 Jelang Ramadhan Saatnya Raih Rahmat dan Maghfirah

22 Maret 2023 ini Cilacs UII genap berusia 20 tahun, itu bukanlah waktu yang sebentar. Tentu dalam mencapai keberhasilan hingga saat ini banyak sekali  aral melintang dan kendala yang dihadapi, persoalan tersebut bisa berasal dari internal dan eksternal. Namun disitulah letak pendewasaan serta perkembangan Cilacs UII mulai dirasakan, inovasi dan perubahan-perubahan system kadang menjadikan persoalan baru namun tentu saja pada akhirnya membawa manfaat kemajuan dan efisiensi.

Pembacaan ayat suci Al-Quran

Bertepatan dengan jelang Ramadhan 1444 H, pada usia dewasa yaitu ke 20 inilah, perlu kiranya semua pihak mulai berinstrospeksi diri kepada capaian yang telah diraih ini berasal dari mana. Perlu kiranya semua pihak untuk meningkatkan profesionalisme dalam bekerja  namun didasari dengan taqwa untuk meraih Rahmat serta maghfirah dari Allah SWT.

Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D (Kepala Cilacs) memberikan sambutannya

Demikianlah kira-kira topik yang dibawakan oleh Muhammad Puji Kurniawan, S.Sos., M. alias Kak Wawan saat Pengajian menyambut Bulan Suci Ramadhan serta Memperingati Milad Cilacs UII ke 20. Hadir pula pimpinan Cilacs yaitu Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D (Kepala Cilacs UII), seluurh staf dan pengajar Cilacs UII. Kajian tersebut berlangsung meriah dan dilakukan pula sesi tanya jawab oleh seluruh peserta. (Ank)

Kak Wawan sedang memberikan kajian tausiahnya

Cilacs UII Ajak Siswa BIPA Belanja ke Pasar Tradisional

Hampir seluruh wilayah Indonesia memiliki pasar tradisional yang memiliki ciri khas masing-masing daerah. Pasar tradisional berkembang di masyarakat dengan menawarkan berbagai hasil bumi dan  peternakan oleh pedagang asli pribumi. Proses transaksi antara pedagang dan pembeli dilakukan dengan cara bertemu langsung dalam bentuk eceran dengan tingkat pelayanan terbatas.  Pasar tradisional muncul dari kebutuhan masyarakat umum yang membutuhkan tempat untuk menjual barang yang dihasilkan. Sedangkan konsumen yang membutuhkan barang tertentu untuk kebutuhan hidup sehari-hari bisa mendapatkannya di pasar tersebut.

Thomas sedang melakukan tawar menawar

Bagi warga asing, pasar tradisional memiliki daya tarik tersendiri untuk diketahui. Seperti halnya Anna Williams dan Thomas Shaw, kedua mahasiswa dari Australia yang sedang belajar BIPA di Cilacs UII ini tertarik untuk mengunjungi pasar tradisional. Pada Jumat 17 Maret 2023 lalu, Cilacs UII mengajak mereka berdua untuk berkunjung ke salah satu pasar tradionla di wilayah Demangan Yogyakarta. Keduanya tampak antusias, berangkat menggunakan becak dan kemudian berbelanja beberapa keperluan memasak disana.

Bagi Anna Williams dan Thomas Shaw ini merupakan pengalam baru yang tidak mereka jumpai di negara asalanya Australia. Kedua mahasiswa asing ini rencananya akan belajar di program IBLS dari ACICIS selama satu semester di UII. Menurut Saras, koordinator program BIPA Cilacs UII, hingga saat ini Anna dan Thomas sudah belajar BIPA di CILACS selama kurang lebih 1 bulan ini. Kegiatan Outing Activity ini bertujuan agar siswa BIPA bisa mengenal masyarakat Indonesia lebih dalam dan meningkatkan kemampuan verbalnya dengan cara berkomunikasi secara langsung dengan penutur asli, khususnya di Yogyakarta.

 

Anna dan Thomas sedang mencoba naik becak

Lebih lanjut Saras berharap bahwa peserta dapat memahami Indonesia dari sudut pandang baru selain dari bahasa yang digunakan oleh penutur asli. Keragaman budaya yang ada  agar menjadikan mereka untuk terus belajar mengenal negara Indonesia. (Ank/Srs)

Ramaikan Milad 20 dan Sambut Ramadhan, Cilacs UII Buka Kelas Promo

Setiap tahun pada bulan Ramadhan Cilacs UII membuka kelas ‘promo’. Bertajuk Short Course Ramadhan, Cilacs memnawarkan berbagai pilihan program dari Conversation, IELTS, TOEFL, Mandarin, Korea, Jepang, Italia, Perancis, dll.

 

 

Program ini terbuka untuk umum dan disediakan fasilitas yang lengkap termasuk takjil buka puasa. Dalam pelaksanaanya program ini dibuak dengan banyak pilihan jadwal, para peserta bebas memilih jadwal yang disediakan oleh Cilacs UII.

 

 

Milad 20, Cilacs UII Kuatkan tekat Langkah Mendunia

 

Pada 22 Maret 2023 mendatang Cilacs UII genap berusia 20 tahun, waktu yang cukup dewasa untuk memantabkan Langkah menuju cita-cita dan harapan.  Cilacs UII adalah transformasi dari Langusisia, yang merupakan pusat bahasa Universitas Islam Indonesia sebelum resmi ditetapkan menggunakan nama Center for International Language and Cultural Studies (CILACS). Diresmikan pada 22 Maret 2003, Cilacs UII mengemban tugas yang cukup berat.

Sebagai pusat bahasa asing Universitas Islam Indonesia yang diberikan kesempatan penuh untuk melebarkan sayap seluas-luasnya untuk menjadi pusat bahasa yang professional dan memberi manfaat bagi pendidikan di Yogyakarta dan sekitarnya.

Cilacs UII Jl. Pattimura 7 Kotabaru (2003-2007)

Berkantor pertama kali di Jl. Pattimura 7 Kotabaru Yogyakarta, Cilacs UII terus mengembangkan diri dan menjalin kerja sama dengan berbagai institusi internasional dalam pengadaan tes kompetensi bahasa asing. Seperti diketahui, Cilacs UII pada tahun 2003 menjadi Lembaga penyelenggara tes resmi IELTS ™ pertama di wilayah Yogyakarta yang bekerjasama dengan British Council. Selain itu, Cilacs UII juga menjadi penyelenggara tes resmi TOEFL ITP ® di Yogyakarta.

Cilacs UII Kantor 2 di Gd. Bookstore UII Kampus Terpadu UII Jl. Kalurang Km 14,5 Yogyakarta

Selain meberikan pelayanan kepada internal UII, Cilacs UII juga memberikan pelayanan kepada pihak eksternal baik Lembaga maupun perorangan. Hingga saat ini, Cilacs UII yang beralamat di Jl. Demangan Baru 24 Yogyakarta masih memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya, menjadi salah satu rujukan utama untuk pelaksaaan pelatihan bahasa asing Asia dan Eropa serta berbagai tes resmi internasional.

MIAI FIAI UII Bekali Mahasiswanya Bahasa Inggris dan Bahasa Arab

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Program studi Magister Studi Agama Islam (MIAI) FIAI UII menggelar kegiatan Short Course sekaligus tes kompetensi Bahasa asing. Masih seperti kegiatan sebelumnya, tes yang diujikan adalah Syahadah al-Ikhtibar li Maharah al-Lughah al-‘Arabiyyah
(SIMLA)
yang merupakan tes Bahasa Arab. Selain itu tes Certificate of English Proficiency Test (CEPT) juga masih menjadi pilihan tes Bahasa Inggris di MIAI kali ini.

Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D (Kepala Cilacs UII)

Dzulkifli Hadi Imawan, Lc,. M.Kom.I,. Ph.D. (Ketua Program Studi S2 IAIPM)

Kegiatan berlangsung secara online sejak Sabtu 25 Februari hingga 6 Maret 2023, berupa pembekalan dalam menghadapi tes, tips dan trik dalam menjawab soal-soal tes Bahasa Inggris dan Arab. Kegiatan dibuka secara langsung Dzulkifli Hadi Imawan, Lc,. M.Kom.I,. Ph.D. (Ketua Program Studi S2 IAIPM) dan Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D (Kepala Cilacs UII), sebagai naras umber yaitu Ustadz Rofiqi (Bahasa Arab) dan Mr. Fahrur  (Bahasa Inggris). Dalam sambutan saat pembuakaan kegiatan kedua pimpinan instansi pada intinya memberikan motivasi kepada seluruh peserta untuk serius dalam melaksanakan program tersebut dan berharap agak program ini membawa manfaat bagi semua pihak.

Suasana kegiatan Short Course SIMLA

Kegiatan tersebut berlangsung penuh antusias, diikuti setidaknya 78 mahasiswa S2 dan S3 MIAI FIAI UII berbagai angkatan. Selain pemaparan materi oleh nara sumber dari Cilacs UII peserta juga diberikan kesempatan untuk sesi tanya jawab serta latihan soal. (Ank)