Cilacs UII Ajak Siswa BIPA Belanja ke Pasar Tradisional

Hampir seluruh wilayah Indonesia memiliki pasar tradisional yang memiliki ciri khas masing-masing daerah. Pasar tradisional berkembang di masyarakat dengan menawarkan berbagai hasil bumi dan  peternakan oleh pedagang asli pribumi. Proses transaksi antara pedagang dan pembeli dilakukan dengan cara bertemu langsung dalam bentuk eceran dengan tingkat pelayanan terbatas.  Pasar tradisional muncul dari kebutuhan masyarakat umum yang membutuhkan tempat untuk menjual barang yang dihasilkan. Sedangkan konsumen yang membutuhkan barang tertentu untuk kebutuhan hidup sehari-hari bisa mendapatkannya di pasar tersebut.

Thomas sedang melakukan tawar menawar

Bagi warga asing, pasar tradisional memiliki daya tarik tersendiri untuk diketahui. Seperti halnya Anna Williams dan Thomas Shaw, kedua mahasiswa dari Australia yang sedang belajar BIPA di Cilacs UII ini tertarik untuk mengunjungi pasar tradisional. Pada Jumat 17 Maret 2023 lalu, Cilacs UII mengajak mereka berdua untuk berkunjung ke salah satu pasar tradionla di wilayah Demangan Yogyakarta. Keduanya tampak antusias, berangkat menggunakan becak dan kemudian berbelanja beberapa keperluan memasak disana.

Bagi Anna Williams dan Thomas Shaw ini merupakan pengalam baru yang tidak mereka jumpai di negara asalanya Australia. Kedua mahasiswa asing ini rencananya akan belajar di program IBLS dari ACICIS selama satu semester di UII. Menurut Saras, koordinator program BIPA Cilacs UII, hingga saat ini Anna dan Thomas sudah belajar BIPA di CILACS selama kurang lebih 1 bulan ini. Kegiatan Outing Activity ini bertujuan agar siswa BIPA bisa mengenal masyarakat Indonesia lebih dalam dan meningkatkan kemampuan verbalnya dengan cara berkomunikasi secara langsung dengan penutur asli, khususnya di Yogyakarta.

 

Anna dan Thomas sedang mencoba naik becak

Lebih lanjut Saras berharap bahwa peserta dapat memahami Indonesia dari sudut pandang baru selain dari bahasa yang digunakan oleh penutur asli. Keragaman budaya yang ada  agar menjadikan mereka untuk terus belajar mengenal negara Indonesia. (Ank/Srs)