Cilacs UII dan Unpar Bandung Tandatangani MoA kerjasama “BIPA Cultural Diversity Collaboration Program“

Demangan, Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA)  adalah program pembelajaran bahasa Indonesia yang saat ini menjadi salah satu program yang potensial untuk terus dikembangkan. Seiring dengan berkembangnya sektor pariwisata di Indonesia, BIPA memungkinkan menjadi peluang dalam pengembangan bahasa Indonesia dan serta budayanya yang sangat beraneka ragam. Namun dalam prosesnya,  berbagai persoalan baik dari sisi materi maupun sumber daya manusianya.  Beranjak dari persoalan itulah  Cilacs UII mencari strategi yang jitu agar BIPA  yang dimiliki Cilacs UII saat ini bisa meningkat secara kualitas.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan melakukan studi banding di beberapa universitas terkemuka di Bandung sejak tanggal 1 dan 2 Maret 2018. Universitas yang dikunjungi antara lain Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Universitas Komputer Indonesia (Unikom)  dan Universitas Islam Bandung (Unisba), khusus kunjungan di Unisba Cilacs UII bertukar pengalaman tentang pengembangan tes SIMLA (tes bahasa Arab).

Saat mengunjungi Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) rombongan dari Cilacs UII diterima dengan baik di Pusat Pengembangan Karir Unpar Bandung, pertemuan ini adalah yang keduakalinya dimana  sebelumnya  Pusat Pengembangan Karir Unpar Bandung pada bulan Februari 2018 telah melakukan pertemuan serupa di Cilacs UII Yogyakarta.  Pada pertemuan yang berlangsung sekitar 3 jam tersebut fokus pada pengembangan BIPA kedua belah pihak dan telah menghasilkan kesepakatan program bersama yaitu program “BIPA Cultural Diversity Collaboration Program“  dan  dituangkan dalam sebuah Memorandum of Agreement (MoA).

Penandatanganan kerjasama  tersebut dilakukan oleh pejabat dari kedua institusi yaitu Fitri Nugraheni Ph.D selaku Direktur Cilacs UII  dan Dewiyani, S.Psi., Psikolog, CGA selaku Kepala Pusat Pengembangan Karir Unpar Bandung. Penandatanganan MoA tersebut juga dihadiri oleh Wakil Rektor IV Unpar Dr. Budi Husodo Bisowarno. Setelah penandatanganan berlangsung Fitri Nugraheni, Ph.D juga melakukan pertemuan dengan Rektor Unpar Mangadar Situmorang, Ph.D, dalam kesempatan itu kedua pimpinan mendiskusikan tentang bagaimana tata kelola lembaga bahasa di bawah perguruan tinggi.

Diharapkan dalam pertemuan tersebut akan membawa perkembangan positif program BIPA dimasa yang akan datang. (Ank)

Studi Banding ke Bandung : Cilacs UII dan UNPAR Lahirkan “BIPA Cultural Diversity Collaboration Program”

Demangan, Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA)  dewasa ini menjadi salah satu program yang memiliki potensi luar biasa untuk digali, hal itu seiring dengan terus berkembangnya sektor pariwisata di Indonesia.  Menangkap peluang tersebut Cilacs UII berupaya secara sungguh-sungguh dalam meningkatkan kualitas BIPA  dengan upaya menjalin kerjasama dengan berbagai pihak.

Selain peningkatan sumber daya manuasia, metode pembelajaran serta konten (materi) menjadi target utama untuk dikembangkan. Langkah pertama saat ini adalah  melakukan studi banding untuk mengetahui sejauh mana kekurangan yang ada sekaligus membidik peluang kerjasama yang sudah ditargetkan bersama, selain itu sutdi banding ini merupakan rangkain acara dari Cilacs 15th Anniversary yang kan jatuh pada tanggal 22 Maret 2018 mendatang. Secara khusus harapan terhadap BIPA yaitu terwujudnya pembelajaran bahasa Indonesia yang memiliki bobot serta ciri khas sehingga BIPA UII kedepan bisa menjadi pilihan utama pembelajaran bahasa Indonesia.

Pada hari Kamis 1 Maret 2018 rombongan Cilacs UII dipimpin secara langsung oleh Fitri Nugraheni, Ph.D selaku Direktur mengunjungi beberapa universitas terkemuka di Bandung diantaranya yaitu Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) serta Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung.  Hampir disemua universitas yang dikunjungi Cilacs ternyata memiliki pengalaman BIPA yang berbeda-beda dan dapat menjadi pengalaman tersendiri bagi Cilacs UII dimasa yang akan datang.

Sementara itu, ketika kunjungan ke Unpar, kedua belah pihak berhasil merumuskan dan sekaligus dilakukan penandatanganan MoA kerjasama kedua belah pihak dengan nama “BIPA Cultural Diversity Collaboration Program” yang memungkinkan peserta BIPA mengikuti rangkaian program yang dilakukan di dua kota sekaligus.

Kemudian saat berkunjung di Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan  Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung rombongan diterima oleh masing-masing pimpinan dan pengurus pusat bahasanya. Diskusi dilakukan secara informal dan tidak jarang menemukan hal-hal baru yang dimungkinkan terbukanya peluang kerjasama lebih lanjut. Diharapkan dalam kunjungan ini hubungan dan kerjasama dibidang BIPA antara kedua belah pihak dapat diwujudkan (Ank)

CDC FISIPOL UGM BEKALI MAHASISWA DENGAN BAHASA JERMAN CILACS UII

Demangan, setelah program terdahulu yaitu bahasa Mandarin dan Prancis berjalan dengan baik, untuk yang ketiga kalinya Career Development Center (CDC) Fisipol UGM kerjasama kembali dengan CILACS UII. Selaku lembaga pengembangan mahasiswa yang mewadahi informasi pelayanan karir dan beasiswa bagi alumni mahasiswa Fisipol UGM CDC Fisipol UGM menyelenggarakan pembekalan kemampuan bahasa Jerman untuk mahasiswa S1 & S2 level dasar.

Kelas ini dilaksanakan selama 15 kali pertemuan dan dilaksanakan sejak tanggal 1 Maret 2018 Di Gedung Kampus Fisipol UGM Ruang BA 204 yang diikuti oleh 20 peserta.

“Diharapkan dengan kegiatan kelas ini dapat meningkatkan kemampuan bahasa Jerman  bagi mahasiswa Fisipol UGM dan dapat menjadi bekal ketika  akan melanjut studi ke negara Jerman” demikian disampaikan Iyan selaku marketing Staf yang sekaligus menjadi PIC kerjasama tersebut. (Ank)

Cilacs UII Rafting di Sungai Serayu

Mengawali serangkaian kegiatan peringatan Cilacs 15th Anniversary, Cilacs UII mengadakan kegiatan Rafting 2018. Seperti kita ketahui bersama, rafting tidak hanya sekadar wisata untuk kesenangan saja, selain seru dalam menaklukkan arus liar rafting (arung jeram)  tersimpan manfaat untuk kesehatan. Dari berbagai sumber menyebutkan bahwa rafting merupakan salah satu olahraga yang banyak menggerakkan anggota tubuh sehingga bermanfaat bagi kesehatan.

Manfaat lain yaitu membentuk karakter dalam sebuah organisasi, kekompakan tim dalam perjalanan menghadapi banyak rintangan serta jeram yang ada memaksa setiap peserta untuk bersama-sama menghadapi agar perahu yang ditumpangi secara bersama-sama tidak terbalik atau agar tidak ada anggota tim yang terjatuh. . Tujuan inilah yang ingin dicapai  oleh pihak manajemen dalam pengelolaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Cilacs UII saat ini.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni, Ph.D serta diikuti oleh semua kepala departemen, staf manajemen dan staf pengajar Cilacs UII dari semua bahasa. Dipilihnya hari Sabtu 17 Februari 2018 dikarenakan merupakan akhir pekan sehingga ada kesempatan bagi seluruh peserta untuk beristirahat di hari berikutnya.

Arung jeram tahun 2018 ini, dilaksanakan di sungai Serayu Banjarnegara Jawa Tengah, tepatnya di  Zona The Pikas dan dipandu oleh Banyu Woong Adventure. Kegiatan arung jeram ini berlangsung kurang lebih 2 jam untuk mengarungi sungai Serayu sepanjang 14 km dengan berbagai rintangan jeram yang cukup menguji adrenalin setiap peserta.

Secara khusus saat ditemui diruang kerjanya, Aisyiyah, MM selaku Ketua Panitia Cilacs 15th anniversary berharap kegiatan ini dapat memebawa manfaat dalam meningkatkan soliditas antar pegawai yang berimbas pada peningkatan kualitas pelayanan Cilacs UII kepada seluruh masyarakat. (Ank)

Universitas Peradaban Bumiayu Studi Banding di Cilacs UII

Dalam rangka peningkatan kualitas pusat bahasa di Universitas Peradaban Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah pada Rabu 7 Februari 2018 lalu berkunjung ke Cilacs UII dengan agenda utama  studi banding dalam bidang pengelolaan pusat bahasa.

Kegiatan studi banding tersebut dilaksanakan di ruang VIP Gedung Rektorat Universitas Islam Indonesia dan diterima langsung oleh Wakil Rektor I Universitas Islam Indonesia Dr. –Ing. Ir. Ilya Fajar Maharika, MA, IAI yang didampingi oleh Fitri Nugraheni, Ph.D selaku Direktur Cilacs UII, Irma Windy Astuti, S.S., M.Hum  selaku Kaprodi PBI UII serta Aditya Suci S.Pt selaku kadept. Pemasaran, Suprihatin, A.Md selaku kadept. Akademik dan F. Aldhika Dheinza S.Pd, M.Hum selaku kadept. Litbang Cilacs UII. Sedangkan dari Pihak Universitas Peradaban Bumiayu hadir sebagai ketua rombongan adalah Muh. Luqman Arifin, Lc., MA selaku Purek I, Dr. Pudjono Dekan FTSP, Dede Nurdiawati, M.Pd  Kaprodi PBI.

Diawal pertemuan  kedua belah pihak saling memperkenalkan universitas masing-masing serta menyampaikan perkembangan pusat bahasa yang ada. Secara singkat dalam sambutannya Dr. –Ing. Ir. Ilya Fajar Maharika, MA, IAI menyampaikan bahwa bagi kelangsungan sebuah usaha diperlukan sekali  peningkatan semangat dan inisiatif serta strategi. Disamping itu perlu diperhatikan pula terjaganya konsistensi kualitas sehingga tumbuh trust  pada stakeholder yang ada.

Selanjutnya, dalam sambutan kedua disampaikan oleh Direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni Ph.D secara garis besar menyampaikan perkembangan Cilacs UII hingga saat ini mencapai usia 15 tahun. Dalam perkembangannya Cilacs UII terus melakukan inovasi dan strategi pemasaran yang disesuaikan dengan perkembangan jaman serta teknologi saat ini.

Pada bagian ketiga pertemuan tersebut, dilaksanakan juga sesi pemaparan tentang seluruh program Cilacs UII serta beberapa hal terkait perkembangan Cilacs UII saat ini. Aditya Suci, S.Pt selaku kadep Marketing memberikan penjelasan tentang Cilacs UII secara detail dan lengkap, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi secara langsung.

Pada akhir pertemuan pada pukul 11.00 WIB kedua belah pihak saling bertukar cindera mata. Harapan yang ingin dicapai kedua belah pihak adalah adanya kerjasama yang dapat memberikan manfaat bagi kemajuan semua pihak. (Ank)

STPN Kembali Menjalin Kerjasama dengan Cilacs UII

Demangan Baru , dalam rangka peningkatan kualitas lulusannya, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta kembali menggandeng Cilacs UII dalam beberapa bentuk kerjasama program pelatilhan Bahasa Inggris bagi dosen, karyawan maupun mahasiswa.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Dinar Darundini, selaku marketing staff sekaligus PIC dalam program kerjasama ini menyampaikan bahwa tahun 2018 ini merupakan kerjasama ketiga sejak tahun 2016 lalu. Disampaikan pula oleh Dinar, demikian panggilan akrabnya, bahwa program kerjasama ini menitikberatkan pada kemampuan dalam menghadapi tes TOEFL ITP. Lebih lanjut Dinar menuturkan beberapa kerjasama yang dilaksanakan tahun 2018 ini antara lain : Short Preparation for The TOEFL ITP Tes dan Practice Test bagi mahasiswa tingkat I, II dan III sebanyak 220 mahasiswa. Kedua, TOEFL ITP Preparation bagi dosen dan karyawan STPN yang pada akhir program akan dilaksanakan tes resmi TOEFL ITP yang diperuntukkan bagi dosen, karyawan dan mahasiswa STPN.

Seluruh pelaksanaan pelatihan serta tes TOEFL ITP kali ini bertempat di kampus STPN, Jalan Tata Bumi, Godean, Yogyakarta dan akan berlangsung hingga bulan Juli 2018 mendatang . Harapan kedua belah pihak terkait kerjasama ini selain beberapa manfaat tentunya adalah adanya peningkatan skill (kemampuan) dalam menghadapi tes TOEFL ITP yang sesungguhnya dan dapat mencapainya skor TOEFL ITP dengan maksimal. (Ank)

BIPA UII : UNPAR Kunjungi Cilacs UII

Demangan, Rabu 24 Januari 2018 bertempat di Gedung cilacs UII Jl. Demangan Baru 24 Yogyakarta. Keluarga besar Cilacs UII menerima kunjungan instansi dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung dengan agenda khusus mengenai pembelajaran  program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang ada di Universitas Islam Indonesia.

Hadir perwakilan dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung yaitu Kristining Seva, S.S., M.Pd selaku Kepala Divisi Bahasa CDC Unpar Bandung. Pada kesempatan itu Seva panggilan akrabnya, disambut oleh Kepala Departemen Marketing (Aditya Suci) Kepala Departemen Akademik (Suprihatin) Kepala Departemen Litbang (Aldhika Deinza) serta Marcomm (Nanang Joko Susilo).

Pertemuan tersebut berlangsung santai sejak pukul. 10.00 wib yang  diawali dengan perkenalan kedua belah pihak dan dilanjutkan dengan diskusi tentang perkembangan BIPA di masing-masing instansi. Dari pengalaman masing-masing selama menjalankan program BIPA banyak ditemukan hal baru yang bisa dipelajari secara bersama dan sangat mungkin terbuka kerjasma dalam pengembangan BIPA secara umum. Jika hal tersebut dapat berjalan dengan baik dengan pengelolaan yang profesional tentu saja akan membawa manfaat bagi semua pihak.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan pembicaraan secara spesifik terkait kerjasama dimasa yang akan datang, pada akhir pertemua n yaitu sekitar pukul 12.00 Wib diakhiri foto bersama dan penyerahan cindera mata dari keduabelah pihak. (Ank)

Conversation Cilacs UII di SMA International Budi Mulia

Dunia pendidikan saat ini berlomba-lomba dalam peningkatan kualitasnya, dari mulai segi infrastruktur hingga kualitas tenaga pendidiknya. Hal tersebut merupakan efek dari era globalisasai saat ini yang menuntut semua lembaga agar mampu bersaing di pasar internasional.

Menangkap kondisi tersebut, SMA International Budi Mulia Yogyakarta tidak ingin lembaganya tertinggal dengan lembaga pendidikan yang lain. Maka, dalam rangka peningkatan sekaligus mengasah kompetensi bahasa Inggris bagi semua guru SMA International Budi Mulia Yogyakarta, pihak pengelola menggandeng Cilacs UII dalam pelaksanaan program bahasa Inggris yaitu Conversation.

Program ini dilaksanakan selama 20 kali pertemuan dengan materi percakapan sehari-hari (daily conversation). Kelas ini diampu oleh pengajar berpengalaman Ms Januaristy yang sudah malang melintang dalam berbagai pelatihan bahasa Inggris. Kelas di SMA International Budi Mulia Yogyakarta ini berlangsung sangat atraktif, dari sebanyak 11 orang peserta yang mengikuti kegiatan tersebut tampak antusias dalam menerima semua materi yang diberikan.

Kelas ini dilaksanakan In-House di SMA International Budi Mulia Jl. Raya Tajem, Wedomartani, Ngemplak, Sleman. Diharapkan program ini dapat terus berlanjut dan dapat memberi nilai tambah bagi peningkatan mutu bagi kedua belah pihak. (Ank)

Prodi MIAI FIAI UII Gandeng Cilacs UII Uji Bahasa Arab Mahasiswanya dengan SIMLA

Demangan Baru, pada hari Sabtu 22 September 2018 Prodi MIAI FIAI UII mengadakan kegiatan Seminar dan Workshop tes bahasa Arab yang bekerjasama dengan Cilacs UII dan diikuti oleh seluruh mahasiswa Magister Ilmu Agama Islam (MIAI) FIAI UII. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan seminar sebelumnya yaitu  tes komptetensi bahasa Inggris dan tes CEPT Cilacs UII.

Seminar diawali dengan pengenalan berbagai macam tes bahasa Arab yang ada di Indonesia, materti disampaikan secara jelas oleh Mohammad Rofiqi, S.S., M.Hum yang merupakan salah satu pengajar bahasa Arab di Cilacs UII yang berpengalaman dalam hal tes kompetensi bahasa Arab.  Dalam kesempatan itu pula Rofiqi menyampaikan tips  dalam menghadapi tes bahasa Arab yang akan dihadapi nantinya.

Seminar berlangsung selama 2 jam dan dilanjutkan pada sesi kedua yaitu tes resmi bahasa Arab Syahadah al Ikhtibar li Maharah al-Lughah al-‘Arabiyyah (SIMLA) yang diterbitkan oleh Cilacs UII. SIMLA terdiri dari 3 komponen tes, pertama, Fahm Masmu’ (Listening Comprehension) adalah tes menyimak monolog dan/atau dialog yang terdiri dari  40 soal,  kedua, Asalib wa Tarakib (Structure and Written Expression) adalah tes tata bahasa dalam bahasa Arab yang terdiri dari 20 soal dan yang ketiga adalah Fahm Maqru’ (Reading Comprehension) adalah tes kemampuan membaca teks berbahasa Arab yang terdiri dari 60 soal. Seluruh peserta harus dapat menjawab soal tersebut dalam waktu 120 menit.

Hasil dari tes ini diharapkan menambahi wawasan kepada mahasiswa yang dapat digunakan setelah kelulusan untuk keperluan studi lanjut maupun bekerja. (Ank)

Pascasarjana UIN Suka Yogyakarta Bekali Mahasiswanya Dengan IELTS

Dalam rangka membekali mahasiswanya untuk  menempuh studi lanjut  ke jenjang berikutnya , Program Pascasarjana  UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan pelatihan bahasa Inggris berupa IELTS Preparation yang bekerja samama dengan Cilacs UII, program diikuti oleh sebanyak sekitar 59 orang yang terbagi  ada 4 kelas. Secara keseluruhan pelaksanaan program ini sudah menjadi tanggung jawab pihak pengelola PPs UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

 

IELTS Preparation yang diselanggarakan ini mempelajari bagaimana menjaawab setiap soal dalam IELTS Test, dalam pelatihan tersebut juga diberikan tips dan trik dalam menghadapi soal IELTS yang sesungguhnya nantinya. Program berlangsung interaktif dimulai sejak 14 Agustus 2018 dan dilakukan final test pada 24-25 September 2018.

 

Ketua Program Magister UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yaitu Ro’fah, S.Ag., BSW., MA., Ph.D yang di dampingi Dr. Roma Ulin Nuha, M.Hum. (Sekretaris Program Magister) dan Dr. Eva Latipah, M.Si. (Sekretaris Program Doktor) mengingatkan kepada para peserta saat membuka kegiatan ini  beberapa waktu lalu “Bahwa program ini merupakan investasi besar bagi setiap peserta dimasa yang akan datang, manfaatkan program ini sebaik mungkin dan semoga dapat membawa hasil positif”.

Seperti diketahui bersama bahwa, IELTS adalah tes Bahasa Inggris yang paling popular di dunia, diterima sebagai syarat belajar, bekerja dan pindah negara. Test ini mengukur kecakapan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris yang meliputi keempat keterampilan berbahasa antara lain mendengarkan, membaca, menulis dan berbicara. IELTS tersedia dalam dua jenis yaitu akademik dan non akademik. Keduanya dikenal dengan sebutan Academic dan General Training. Jenis tes dan skor yang perlukan bergantung pada persyaratan dari institusi yang dituju nantinya.

IELTS Academic mengukur kecakapan berbahasa Inggris untuk lingkungan pendidikan tinggi akademis,  seseorang dapat memilih IELTS Academic bila ingin belajar atau mengikuti pelatihan di sebuah universitas atau sekolah tinggi pada tingkat sarjana atau pasca sarjana, atau bisa diguanakan juga untuk mendaftar ke organisasi profesional ( kesehatan, keperawatan, akuntansi, teknik).

Sedangkan IELTS General training mengukur kecakapan berbahasa Inggris dalam konteks sehari-hari, biasanya digunakan bagi mereka yang akan belajar atau kursus di sekolah lanjutan atau mengikuti program pelatihan tertentu. Jenis ini juga sering digunakan sebagai persyaratan visa bila seseorang berencana untuk pindah ke negara berbahasa Inggris misalkan Australia, Kanada dan Inggris. (Ank)