Seminar ‘Getting Ready to be 21th Century English Teachers’ Cilacs UII Undang Guru Bahasa Inggris SMA Se DIY

Mendapatkan beasiswa bukanlah hal yang mudah, terlebih lagi jika beasiswa yang dikejar adalah beasiswa yang berasal dari luar negeri. Selain kemampuan yang memadai dukungan motivasi menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan. Kombinasi antara kemampuan dan motivasi tentu menjadi menarik apabila dipadukan dengan kondisi saat ini, dimana era globalisasi atau sering juga disebut sebagai era generasi milenia yang dekat dengan perkembangan teknologi. Tidak dapat dipungkiri, menuntut  para pendidik untuk bisa mengimbangi perubahan tersebut.

 

Seperti diketahui, banyak sekali beasiswa dari luar negeri yang ditawarkan untuk warga negara Indonesia terutama jenjang SMA yang akan melanjutkan ke jenjang S1, sebut saja The Stipendium Hungaricum Scholarship Programme, Italian Government Scholarship, dan Orange Tulip Scholarship. Dengan demikian, bagi mereka, siswa–siswi SMA yang berkeinginan untuk melanjutkan studi ke luar negeri semestinya dibekali dengan ketrampilan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris. Peran guru bahasa Inggris inilah yang diharapkan dapat mendukung dan memotivasi serta mempersiapkan siswanya sejak dini.

 

Hal itulah  yang melatarbelakangi Cilacs UII mengadakan seminar Getting Ready to Be 21th Century English Teachers pada Rabu 9 Mei 2018 di Prime Plaza Hotel Yogyakarta yang diikuti oleh guru bahasa Inggris perwakilan dari SMA se DIY. Dalam sambutan tertulisnya Direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni, Ph.D menyampaikan bahawa “Dengan penyelenggaraan seminar ini, Cilacs UII berupaya untuk terus memberikan kontribusi positif dalam pengembangan kualitas pengajaran bahasa Inggris. Kami selalu berahap dapat mendorong para pendidik untuk melakukan inovasi sesuai perkembangan zaman. Mari bersiap menjadi guru abad 21 yang kreatif dan inovatif”

 

Seminar ini sendiri merupakah rangkaian dari 15th Cilacs Anniversary, dibuka secara simbolis oleh Aisyiyah, M.M  selaku ketua panitia 15th Cilacs Anniversary, kegiatan seminar ini berlangsung meriah dan interaktif dengan mengadirkan 2 pembicara yang ahli di bidangnya yaitu Daniel Ari Widhiatama, M.Hum yang merupakan dosen Bahasa Inggris di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang mengangkat tema Adapting Current Platform for 21st Century Classrooms. Sebagai pembicara kedua, Anita Tri Astuti M.A, Ph.D yang sehari-hari sebagai dosen bahasa Inggris di Universitas Negeri Yogyakarta mengambil topik menarik yaitu Integrating 21st Century Challenges into English Language, perbincangan tersebut semakin menarik karena dipandu oleh moderator yang atraktif oleh Irma Windy Astuti, S.S., M.Hum yang saat ini merupakan dosen di Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

 

Setelah pemaparan materi oleh kedua pembicara, dilaksanakan pula sesi tanya jawab dan diskusi tentang perkembangan bahasa Inggris sekolah masing-masing, terutama tentang pemanfaatan media sosial dan pemanfaatan internet saat ini.

 

Diakhir kegiatan, diberikan pengahargaan kepada beberapa guru yang telah berkontribusi aktif dalam seminar tersebut serta cindera mata bagi para pembicara dan moderator. (Ank)

Closing Immersion Program Siswa Santichon Bangkok

Dalam rangka unjuk kebolehan pada penutupan program English Immersion Program UII siswa Santichon Islamic School Bangkok Thailand yang telah belajar bahasa Inggris di Cilacs UII menampilkan tari Ndelik Batik. Kegiatan dilaksanakan saat Closing Ceremony oleh kedua belah pihak yang dilaksanakan di Ruang VIP Rektorat UII Jl. Kaliurang Km 14,5 Yogyakarta pada Selasa 16  April 2018 yang disaksikan oleh pihak KUI UII, Direktorat Kerjasama dan Alumni Serta Cilacs UII.

Hal ini dilaksanakan sebagai wujud apresiasi sekaligus pengenalan budaya Indonesia yang sangat beraneka ragam, kegiatan budaya ini disisipkan dalam program pelatihan Bahasa inggris yang dilaksanakan Cilacs UII. Selain tarian para siswa yang berasal dari thailand ini juga diajarkan dengan memasak tradisonal yaitu lodeh, pembuatan keris, berlatih panahan/jemparingan serta mengunjungi musem Batik sekaligus diajarkan bagaimana cara membuat batik.

Kegiatan kelas bahasa Inggris dalam program Immersion Program mengajarkan materi grammar dan Conversation yang berlangsung 21 Maret hingga 16 April 2018. Seluruh peserta maupun pengajar tampak antusias dalam melaksanakan program tersebut hingga akhir kegiatan. (Ank)

CILACS UII Partisipasi Meriahkan Milad UII KE 75

Dalam rangka memeriahkan dan mensukseskan Milad UII ke  75, Cilacs UII tahun ini secara langsung berpartisipasi terhadap kegiatan Jalan sehat UII tahun 2018 ini. Kegiatan jalan sehat UII ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarkan oleh universitas Islam Indonesia dan diikuti oleh seluruh keluarga besar Universitas Islam Indonesia.

Berlangsung pada Selasa 1 Mei 2018 sejak pukul 06.00 WIB di kampus UII Terpadu Jl. Kaliurang Km 14,5 Yogyakarta  kegiatan ini diawali dengan senam bersama dan dilanjutkan dengan jalan sehat yang mengambil rute di wilayah sekitar Universitas Islam Indonesia.

Pada periode 2018 ini, sebagai wujud peran aktif secara langsung Cilacs UII menyerahkan 6 buah sepeda berbagai merk kepada panitia Milad uii 75 yang dijadikan sebagai hadiah bagi seluruh peserta yang hadir.

Saat dilakukan pengundian peraih sepeda dari Cilacs UII adalah Septi Dwi (Laziz),  Hartanto (Perpus), Tri Nuraini (FK), Slamet Puji Astuti, Mashud Ashari (FH) dan  Thoriqul Huda (FMIPA). Direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni, Ph.D dalam mengharapkan  semoga hadiah yang diberikan oleh Cilacs UII ini dapat bermanfaat dan membaawa berkah bagi semua pihak. (Ank)

Sambut Milad ke 15 Cilacs UII Ikuti Aksi Reresik dan Tanam Pohon di Pedestrian Malioboro

Pemanasan global bukanlah menjadi isu lingkungan lagi, sudah menjadi fakta nyata bahwa masalah lingkungan saat ini sedang terjadi. Salah satu upaya dalam mencegah memburuknya kondisi lingkungan akibat pemanasan global adalah dengan memelihara dan menjaga lingkungan alam saat ini. Dalam rangka menyambut Cilacs 15th Anniversary, sederetan kegiatan telah dilaksanakan sejak Februari 2018 lalu, kembali pada bulan Maret ini yaitu Selasa 20 Maret 2018 lalu Cilacs UII kembali mengadakan kegiatan sosial, kali ini Cilacs UII bersama UPT Maliboro Yogyakarta dan komunitas pedagang Malioboro melaksanakan kegiatan Reresik Malioboro dan aksi tanam pohon Asem dan bunga Soka di sepanjang pedestrian Malioboro yang merupakan wujud nyata kepedulian terhadap pemanasan global saat ini.

Cilacs UII Reresik Malioboro dipimpin langsung oleh Fitri Nugraheni, Ph.D selaku Direktur Cilacs UII yang diikuti oleh seluruh staf manajemen, dosen serta mahasiswa Progressive angkatan 25. Diwawancari saat kegiatan berlangsung Fitri Nugraheni Ph.D menyampaikan bahwa “Cilacs UII bertempat tinggal di Yogyakarta, dan Yogyakarta memiliki Malioboro. Sebagai warga pemilik Malioboro rasanya hal yang wajib dilakukan yaitu turut andil dalam usaha membuat Malioboro selalu terlihat bersih agar Maliobor sebagai ikon Yogyakarta bisa selalu terjaga. Juga merupakan wujud kecintaan kami kepada Yogyakarta yang memang istimewa”.

Kegiatan reresik Malioboro ini sendiri berlangsung sejak pukul 06.00 hingga pukul 10.00 WIB, setelah itu dilakukan aksi tanam pohon asem dan 27 buah bunga Soka di beberapa tempat di pedetrian Malioboro. Penyerahan pohon Asem dan bunga Soka secara simbolis dilakukan oleh direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni, Ph.D dan diterima oleh Kepala UPT Maliboro Yogyakarta Syarief Teguh Prabowo, S.STP yang diwakili oleh Kasubag TU D. Afriani Kusumastuti, A.Md.

Saat dikonfirmasi diruang kerjanya Aisyiyah, SE., M.M selaku ketua panitia Cilacs 15th Anniversary menyampaikan, “Reresik Malioboro dan penanaman pohon ini merupakan sumbangsih dan wujud kepedulian Cilacs UII terhadap penghijauan di wilayah Yogjakarta”. Tidak hanya itu, dalam kegiatan tersebut Cilacs UII juga menyumbangkan 20 alat kebersihan yang diserahkan secara langsung kepada tim UPT Maliboro Yogyakarta.

Harapan secara umum adalah, Malioboro yang bersih dan hijau dapat memiliki daya tarik bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara. (Ank)

Cilacs UII dan Unpar Bandung Tandatangani MoA kerjasama “BIPA Cultural Diversity Collaboration Program“

Demangan, Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA)  adalah program pembelajaran bahasa Indonesia yang saat ini menjadi salah satu program yang potensial untuk terus dikembangkan. Seiring dengan berkembangnya sektor pariwisata di Indonesia, BIPA memungkinkan menjadi peluang dalam pengembangan bahasa Indonesia dan serta budayanya yang sangat beraneka ragam. Namun dalam prosesnya,  berbagai persoalan baik dari sisi materi maupun sumber daya manusianya.  Beranjak dari persoalan itulah  Cilacs UII mencari strategi yang jitu agar BIPA  yang dimiliki Cilacs UII saat ini bisa meningkat secara kualitas.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan melakukan studi banding di beberapa universitas terkemuka di Bandung sejak tanggal 1 dan 2 Maret 2018. Universitas yang dikunjungi antara lain Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Universitas Komputer Indonesia (Unikom)  dan Universitas Islam Bandung (Unisba), khusus kunjungan di Unisba Cilacs UII bertukar pengalaman tentang pengembangan tes SIMLA (tes bahasa Arab).

Saat mengunjungi Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) rombongan dari Cilacs UII diterima dengan baik di Pusat Pengembangan Karir Unpar Bandung, pertemuan ini adalah yang keduakalinya dimana  sebelumnya  Pusat Pengembangan Karir Unpar Bandung pada bulan Februari 2018 telah melakukan pertemuan serupa di Cilacs UII Yogyakarta.  Pada pertemuan yang berlangsung sekitar 3 jam tersebut fokus pada pengembangan BIPA kedua belah pihak dan telah menghasilkan kesepakatan program bersama yaitu program “BIPA Cultural Diversity Collaboration Program“  dan  dituangkan dalam sebuah Memorandum of Agreement (MoA).

Penandatanganan kerjasama  tersebut dilakukan oleh pejabat dari kedua institusi yaitu Fitri Nugraheni Ph.D selaku Direktur Cilacs UII  dan Dewiyani, S.Psi., Psikolog, CGA selaku Kepala Pusat Pengembangan Karir Unpar Bandung. Penandatanganan MoA tersebut juga dihadiri oleh Wakil Rektor IV Unpar Dr. Budi Husodo Bisowarno. Setelah penandatanganan berlangsung Fitri Nugraheni, Ph.D juga melakukan pertemuan dengan Rektor Unpar Mangadar Situmorang, Ph.D, dalam kesempatan itu kedua pimpinan mendiskusikan tentang bagaimana tata kelola lembaga bahasa di bawah perguruan tinggi.

Diharapkan dalam pertemuan tersebut akan membawa perkembangan positif program BIPA dimasa yang akan datang. (Ank)

Studi Banding ke Bandung : Cilacs UII dan UNPAR Lahirkan “BIPA Cultural Diversity Collaboration Program”

Demangan, Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA)  dewasa ini menjadi salah satu program yang memiliki potensi luar biasa untuk digali, hal itu seiring dengan terus berkembangnya sektor pariwisata di Indonesia.  Menangkap peluang tersebut Cilacs UII berupaya secara sungguh-sungguh dalam meningkatkan kualitas BIPA  dengan upaya menjalin kerjasama dengan berbagai pihak.

Selain peningkatan sumber daya manuasia, metode pembelajaran serta konten (materi) menjadi target utama untuk dikembangkan. Langkah pertama saat ini adalah  melakukan studi banding untuk mengetahui sejauh mana kekurangan yang ada sekaligus membidik peluang kerjasama yang sudah ditargetkan bersama, selain itu sutdi banding ini merupakan rangkain acara dari Cilacs 15th Anniversary yang kan jatuh pada tanggal 22 Maret 2018 mendatang. Secara khusus harapan terhadap BIPA yaitu terwujudnya pembelajaran bahasa Indonesia yang memiliki bobot serta ciri khas sehingga BIPA UII kedepan bisa menjadi pilihan utama pembelajaran bahasa Indonesia.

Pada hari Kamis 1 Maret 2018 rombongan Cilacs UII dipimpin secara langsung oleh Fitri Nugraheni, Ph.D selaku Direktur mengunjungi beberapa universitas terkemuka di Bandung diantaranya yaitu Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) serta Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung.  Hampir disemua universitas yang dikunjungi Cilacs ternyata memiliki pengalaman BIPA yang berbeda-beda dan dapat menjadi pengalaman tersendiri bagi Cilacs UII dimasa yang akan datang.

Sementara itu, ketika kunjungan ke Unpar, kedua belah pihak berhasil merumuskan dan sekaligus dilakukan penandatanganan MoA kerjasama kedua belah pihak dengan nama “BIPA Cultural Diversity Collaboration Program” yang memungkinkan peserta BIPA mengikuti rangkaian program yang dilakukan di dua kota sekaligus.

Kemudian saat berkunjung di Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan  Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung rombongan diterima oleh masing-masing pimpinan dan pengurus pusat bahasanya. Diskusi dilakukan secara informal dan tidak jarang menemukan hal-hal baru yang dimungkinkan terbukanya peluang kerjasama lebih lanjut. Diharapkan dalam kunjungan ini hubungan dan kerjasama dibidang BIPA antara kedua belah pihak dapat diwujudkan (Ank)

CDC FISIPOL UGM BEKALI MAHASISWA DENGAN BAHASA JERMAN CILACS UII

Demangan, setelah program terdahulu yaitu bahasa Mandarin dan Prancis berjalan dengan baik, untuk yang ketiga kalinya Career Development Center (CDC) Fisipol UGM kerjasama kembali dengan CILACS UII. Selaku lembaga pengembangan mahasiswa yang mewadahi informasi pelayanan karir dan beasiswa bagi alumni mahasiswa Fisipol UGM CDC Fisipol UGM menyelenggarakan pembekalan kemampuan bahasa Jerman untuk mahasiswa S1 & S2 level dasar.

Kelas ini dilaksanakan selama 15 kali pertemuan dan dilaksanakan sejak tanggal 1 Maret 2018 Di Gedung Kampus Fisipol UGM Ruang BA 204 yang diikuti oleh 20 peserta.

“Diharapkan dengan kegiatan kelas ini dapat meningkatkan kemampuan bahasa Jerman  bagi mahasiswa Fisipol UGM dan dapat menjadi bekal ketika  akan melanjut studi ke negara Jerman” demikian disampaikan Iyan selaku marketing Staf yang sekaligus menjadi PIC kerjasama tersebut. (Ank)

Cilacs UII Rafting di Sungai Serayu

Mengawali serangkaian kegiatan peringatan Cilacs 15th Anniversary, Cilacs UII mengadakan kegiatan Rafting 2018. Seperti kita ketahui bersama, rafting tidak hanya sekadar wisata untuk kesenangan saja, selain seru dalam menaklukkan arus liar rafting (arung jeram)  tersimpan manfaat untuk kesehatan. Dari berbagai sumber menyebutkan bahwa rafting merupakan salah satu olahraga yang banyak menggerakkan anggota tubuh sehingga bermanfaat bagi kesehatan.

Manfaat lain yaitu membentuk karakter dalam sebuah organisasi, kekompakan tim dalam perjalanan menghadapi banyak rintangan serta jeram yang ada memaksa setiap peserta untuk bersama-sama menghadapi agar perahu yang ditumpangi secara bersama-sama tidak terbalik atau agar tidak ada anggota tim yang terjatuh. . Tujuan inilah yang ingin dicapai  oleh pihak manajemen dalam pengelolaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Cilacs UII saat ini.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni, Ph.D serta diikuti oleh semua kepala departemen, staf manajemen dan staf pengajar Cilacs UII dari semua bahasa. Dipilihnya hari Sabtu 17 Februari 2018 dikarenakan merupakan akhir pekan sehingga ada kesempatan bagi seluruh peserta untuk beristirahat di hari berikutnya.

Arung jeram tahun 2018 ini, dilaksanakan di sungai Serayu Banjarnegara Jawa Tengah, tepatnya di  Zona The Pikas dan dipandu oleh Banyu Woong Adventure. Kegiatan arung jeram ini berlangsung kurang lebih 2 jam untuk mengarungi sungai Serayu sepanjang 14 km dengan berbagai rintangan jeram yang cukup menguji adrenalin setiap peserta.

Secara khusus saat ditemui diruang kerjanya, Aisyiyah, MM selaku Ketua Panitia Cilacs 15th anniversary berharap kegiatan ini dapat memebawa manfaat dalam meningkatkan soliditas antar pegawai yang berimbas pada peningkatan kualitas pelayanan Cilacs UII kepada seluruh masyarakat. (Ank)

Universitas Peradaban Bumiayu Studi Banding di Cilacs UII

Dalam rangka peningkatan kualitas pusat bahasa di Universitas Peradaban Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah pada Rabu 7 Februari 2018 lalu berkunjung ke Cilacs UII dengan agenda utama  studi banding dalam bidang pengelolaan pusat bahasa.

Kegiatan studi banding tersebut dilaksanakan di ruang VIP Gedung Rektorat Universitas Islam Indonesia dan diterima langsung oleh Wakil Rektor I Universitas Islam Indonesia Dr. –Ing. Ir. Ilya Fajar Maharika, MA, IAI yang didampingi oleh Fitri Nugraheni, Ph.D selaku Direktur Cilacs UII, Irma Windy Astuti, S.S., M.Hum  selaku Kaprodi PBI UII serta Aditya Suci S.Pt selaku kadept. Pemasaran, Suprihatin, A.Md selaku kadept. Akademik dan F. Aldhika Dheinza S.Pd, M.Hum selaku kadept. Litbang Cilacs UII. Sedangkan dari Pihak Universitas Peradaban Bumiayu hadir sebagai ketua rombongan adalah Muh. Luqman Arifin, Lc., MA selaku Purek I, Dr. Pudjono Dekan FTSP, Dede Nurdiawati, M.Pd  Kaprodi PBI.

Diawal pertemuan  kedua belah pihak saling memperkenalkan universitas masing-masing serta menyampaikan perkembangan pusat bahasa yang ada. Secara singkat dalam sambutannya Dr. –Ing. Ir. Ilya Fajar Maharika, MA, IAI menyampaikan bahwa bagi kelangsungan sebuah usaha diperlukan sekali  peningkatan semangat dan inisiatif serta strategi. Disamping itu perlu diperhatikan pula terjaganya konsistensi kualitas sehingga tumbuh trust  pada stakeholder yang ada.

Selanjutnya, dalam sambutan kedua disampaikan oleh Direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni Ph.D secara garis besar menyampaikan perkembangan Cilacs UII hingga saat ini mencapai usia 15 tahun. Dalam perkembangannya Cilacs UII terus melakukan inovasi dan strategi pemasaran yang disesuaikan dengan perkembangan jaman serta teknologi saat ini.

Pada bagian ketiga pertemuan tersebut, dilaksanakan juga sesi pemaparan tentang seluruh program Cilacs UII serta beberapa hal terkait perkembangan Cilacs UII saat ini. Aditya Suci, S.Pt selaku kadep Marketing memberikan penjelasan tentang Cilacs UII secara detail dan lengkap, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi secara langsung.

Pada akhir pertemuan pada pukul 11.00 WIB kedua belah pihak saling bertukar cindera mata. Harapan yang ingin dicapai kedua belah pihak adalah adanya kerjasama yang dapat memberikan manfaat bagi kemajuan semua pihak. (Ank)

STPN Kembali Menjalin Kerjasama dengan Cilacs UII

Demangan Baru , dalam rangka peningkatan kualitas lulusannya, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta kembali menggandeng Cilacs UII dalam beberapa bentuk kerjasama program pelatilhan Bahasa Inggris bagi dosen, karyawan maupun mahasiswa.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Dinar Darundini, selaku marketing staff sekaligus PIC dalam program kerjasama ini menyampaikan bahwa tahun 2018 ini merupakan kerjasama ketiga sejak tahun 2016 lalu. Disampaikan pula oleh Dinar, demikian panggilan akrabnya, bahwa program kerjasama ini menitikberatkan pada kemampuan dalam menghadapi tes TOEFL ITP. Lebih lanjut Dinar menuturkan beberapa kerjasama yang dilaksanakan tahun 2018 ini antara lain : Short Preparation for The TOEFL ITP Tes dan Practice Test bagi mahasiswa tingkat I, II dan III sebanyak 220 mahasiswa. Kedua, TOEFL ITP Preparation bagi dosen dan karyawan STPN yang pada akhir program akan dilaksanakan tes resmi TOEFL ITP yang diperuntukkan bagi dosen, karyawan dan mahasiswa STPN.

Seluruh pelaksanaan pelatihan serta tes TOEFL ITP kali ini bertempat di kampus STPN, Jalan Tata Bumi, Godean, Yogyakarta dan akan berlangsung hingga bulan Juli 2018 mendatang . Harapan kedua belah pihak terkait kerjasama ini selain beberapa manfaat tentunya adalah adanya peningkatan skill (kemampuan) dalam menghadapi tes TOEFL ITP yang sesungguhnya dan dapat mencapainya skor TOEFL ITP dengan maksimal. (Ank)