BIPA dan Kultur Jawa Islam Diminati Mahasiswa Asing

Negara Indonesia adalah negara kultural, ditempati oleh masyarakat (rakyat) yang juga  memiliki bermacam kebudayaan dan agama yang berbeda. Kita patut bersyukur, walaupun Indonesia dihuni oleh masyarakat yang demikian namun bisa tetap utuh sebagai sebuah negara. Hal ini pula yang menjadikan warga asing tertarik dengan Indonesia baik bahasa, budaya serta kulturnya yang begitu kuat.

Pengembangan bahasa Indonesia di Cilacs UII sudah dimulai sejak lama, kali ini Cilacs mendesain program bahasa Indonesia yang dipadukan dengan kultur Jawa dan Islam. Head of Research and Development Program Cilacs UII, F. Aldhika Deinza Saputra, S.Pd., M.M, saat diwancarai diruang kerjanya pada Senin 10 September 2018  menjelaskan bahwa siswa yang belajar bahasa Indonesia akan diajak secara langsung menggali kebudayaan lokal yang ada. Khusus di Yogyakarta, siswa akan diajak berinteraksi secara langsung dengan masyarakat desa tertentu. Sedangkan dalam pembejaran budaya Islam siswa BIPA nantinya akan diajak mengunjungi beberapa masjid bersejarah dan pondok pesantren yang ada di Yogyakarta.

Agar lebih dikenal di pasar luas,  Cilacs UII  tidak hanya mengenalkan program ini di wilayah Yogyakarta namun juga ke luar wilayah Yogyakarta. Seperti yang dilakukan pada bulan Agustus lalu, Direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni, Ph.D mengirimkan delegasinya untuk  mengunjungi  Unikom (Universitas Komputer Indonesia). Aldhika Deinza Saputra, S.Pd., M.M  yang bertugas saat itu menjelaskan pertemuan pada hari Senin, 20 Agustus 2018 bahwa kehadiran Cilacs UII disambut baik oleh Dr. Inta Budi Setya Nusa,S.E., M.Ak. selaku Direktur Internasional Program dan Beasiswa Unggulan Unikom, Bandung.  Lebih lanjut Deinza menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya yaitu pada bulan Maret 2018 lalu, pertemuan berlangsung santai di Kantor International Office Affair Unikom, kedua belah pihak  mendiskuasikan tentang perkembangan BIPA di lembaga masing-masing. Sesuai tujuan utamanya, Cilacs memperkenalkan desain baru BIPA yang dikombinasikan dengan materi kultur Jawa dan Islam bagi mahasiswa asing.

Dalam perbincangan tersebut pihak Unikom Bandung menyambut positif dan menyampaikan bahwa kemungkinan sangat diminati oleh mahasiswa asing yang belajar di Unikom. Pada akhir pertemuan kedua belah pihak berharap dapat terjalin kerjasama dimasa yang akan datang. (Ank)

Tahun ke 3, CILACS UII Kembali Dipercaya Dalam Pengembangan Bahasa Inggris STPN Yogyakarta

Menciptakan sumber daya yang berkualitas memang membutuhkan kesungguhan dan motivasi yang kuat. Seperti halnya Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta, peningkatan kualitas sumber daya manuasia menjadi keharusan agar dapat menciptakan lulusan-lulusan terbaik di bidangnya.  STPN adalah pendidikan tinggi yang telah cukup lama hadir di Indonesia yang merupakan sebuah perguruan tinggi kedinasan di Indonesia yang diselenggarakan oleh Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia dan telah meluluskan ribuan mahasiswa dibidang agraria yang kini tersebar di seluruh tanah air.

Program pelatihan bahasa Inggris kerjasama dengan Cilacs UII yang dijalankan oleh STPN berupa pelatihan  TOEFL ® ITP Preparation yang diberlakukan bagi mahsiswa tingkat I, II, III, dosen serta karyawan.  Tujuan utama diselenggarakan kegiatan ini salah satunya dalah sebagai upaya pengenalan bentuk dan materi tes TOEFL ® ITP sehingga di masa mendatang mahasiswa dapat lebih siap untuk menghadapi tes resmi TOEFL ® ITP.

Diwawancarai diruang kerjannya, Dinar Darundini, AH selaku Sales and Promotion Staff  yang menangani kerjasama ini menjelaskan bahwa kerjasama dengan STPN ini merupakan kerjasama tahun ketiga. Artinya bahwa, program yang dijalankan sebelumnya telah dirasakan manfaat postifnya. Sertifikat yang didapatkan oelh masing-masing peserta nantinya  dapat memberikan nilai tambah bagi kelulusan mereka.

Dinar juga menambahkan bahwa harapan yang ingin dicapai secara umum  adalah program bisa berjalan dengan baik sesuai target waktu yang ditentukan serta meraih skor minimal 450 untuk TOEFL ® ITP  pada saat final test yang akan datang. (Dnr/Ank)

 

Cilacs UII Layani Tes CEPT Bagi Penyandang Disabilitas

Penyandang disabilitas hingga sekarang ini kadang masih mengalami diskriminasi dalam berbagai bidang sehingga hak-haknya belum secara maksimal terpenuhi. Dalam pelayanan bagi masyarakat umum seperti halnya Cilacs UII, khususnya kompetensi tes bahasa Inggris kadang menjadi persoalan tersendiri karena tes kompetensi bahasa asing umumnya menguji kemampuan Listening Skill, Structure dan Reading.

Khusus disabilitas tuna rungu, tes CEPT dilaksanakan di ruang khusus dan menggunakan headset standar tes seperti yang digunakan pada TOEFL iBT Test, hal berbeda ini harus dilakukan karena standar tes kompetensi bahasa Inggris seharusnya menggunakan speaker aktif. Namun demikian ini adalah suatu bentuk perlindungan yang diterima oleh penyandang disabilitas agar terpenuhi hak-haknya dan mendapatkan jaminan rasa aman serta kesetaraan dengan orang lain.

Seperti halnya yang sedang lakasanakan oleh salah satu penyandang disabilitas tuna rungu  Muhammad Qabil Wakan mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia, Prodi Teknik Informatika yang harus melaksanakan tes CEPT sebagai syarat pendadaran. Tes dilaksanakan pada Rabu 8 Agustus 2018 di Cilacs UII Jl. Demangan baru 24 Yogyakarta Ruang London, Self Acces Center (SAC) pada pukul 08.30 sampai dengan selesai. Dalam usahanya M. Qabil Wakan diberikan tempat, waktu dan instrumen khusus dalam melaksanakan tes tersebut. Pelaksanaan tes tetep diawasi ketat seperti halnya tes pada umumnya, namun dalam teknispenggunaan instrumen yang ada dibantu oleh supervisor dan proctor. Tes berjalan lancar walaupun dirasakan belum begitu maksimal. (Ank)

Mantapkan Semangat Langkah Mendunia, Cilacs UII Kunjungi Bangkok

Sebagai upaya mewujudkan semangat “Langkah Mendunia’ yang digaungkan sejak tahun 2018 ini, Cilacs UII sebagai lembaga pelatihan bahasa asing Asia dan Eropa yang memiliki orientasi nasional dan internasional, Cilacs UII ingin sekali dikenal tidak hanya di segmen pasar nasional namun juga ingin dikenal sebagi lembaga bahasa asing yang dikenal di segmen pasar internasional. Untuk itu, perlu adanya sebuah kegiatan ataupun kerjasama dengan negara lain.

 

Dipimpin langsung oleh Direktur Cilacs UII, Fitri Nugraheni, Ph.D yang didampingi oleh Aditya Suci, S.Pt (Kepala Departemen  Pemasaran), Aldhika Deinza, S.Pd.,M.M. (Kepala Departeme Litbang), Suprihatin, A.Md. (Kepala Departemen. Akademik), Aisyiyah, S.E., M.M. (Kepala Departemen Keuangan) melakukan kunjungan ke Bangkok yang bertujuan menjajaki kemungkinan kerjasama sekaligus memasarkan produk Cilacs yaitu program bahasa Inggris maupun Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) ke beberapa sekolah menengah yang ada di Bangkok, Thailand.

Kunjungan dilaksanakan sejak tanggal 2 hingga 4 Agustus 2018. Kunjungan diawali ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Thailand yang dalam kesempatan itu tim Cilacs ditemui secara langsung oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand Ahmad Rusdi. Dalam pembicaraan yang berlangsung santai, Fitri juga menyampaikan pandangan tentang pentingnya borderless education  yang memungkinkan seorang pelajar tidak hanya belajar di negaranya saja, dalam hal ini Cilacs siap untuk menjadi mitra berbagai pihak dalam implementasi konsep tersebut.

Kegiatan dihari kedua, dijadwalkan bertemu dengan beberapa perwakilan sekolah tingkat menengah (SMU) yang ada di thailand. Diantaranya adalah : Santichon Islamic School, Islamic College of Thailand, Al-Qurra Wittaya School dan Sasnuprathum Bangkok yang bertujuan untuk memeperkenalkan Cilacs serta menawarkan beberapa program kerjasama pelatihan bahasa Ingris dan BIPA.

Pada hari ketiga, bertepatan dengan peringatan anniversary SIS ke 20, tim Cilacs UII diundang untuk menghadiri opening ceremony kerjasama Program Hafiz qur’an antara  SIS dan Ponpes La raiba Hanifida Jombang yang juga dihadiri Dubes RI Bangkok.

Saat dihubungi melalui telepon, Fitri berharap bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan  Cilacs UII untuk berbagi ilmu dengan saudara serumpun di ASEAN, menjalin

(Adt/Ank)

Tingkatkan kualitas : Cilacs UII adakan Training of Trainer (ToT) CEPT Preparation

Dalam rangka meningkatkan kualitas program CEPT preparation khususnya dari sisi pengajaran, manajemen Cilacs UII melalui Research & Development Department mengadakan Training of Trainer (ToT) bagi pengajar Cilacs UII. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa 31 Juli 2018 di Ruang Boston Cilacs UII 1 (Kampus UII Unit Demangan) Jl. Demangan Baru 24 Yogyakarta.

Program ToT  kali ini menghadirkan Mulyono Andri Wibowo yang merupakan koordinator tes CEPT dari Research & Development Department. Saat diwawancarai diruang kerjanya, Andre, demikian panggilan akrabnya, menyampaikan bahwa peserta ToT kali ini dibekali berbagai pengetahuan terkait CEPT, dan yang paling utama adalah pembekalan tentang metode pengajaran serta pedoman yang digunakan dalam mengajar CEPT bagi mahasiswa. Peserta ToT kali ini  adalah beberapa pengajar bahasa Inggris Cilacs UII, catatan penting dari Andre bahwa, menjadi pengajar CEPT preparation dituntut telaten serta  bisa menjadi motivator bagi para peserta. Hal tersebut diharapkan membawa dampak positif bagi para peserta.

Sementara itu, Suprihatin selaku Head of Academic Department Cilacs UII menambahkan bahwa program ToT khususnya CEPT Preparation akan terus ditingkatkan baik kualitas maupun kuantitasnya agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini.  (Ank)

 

Maksimalkan Skor Tes CEPT, LEM FIAI UII Adakan Cilacs Day

Setiap universitas saat ini berlomba untuk meluluskan mahasiswanya dengan kualitas terbaik. Salah satu harapannya adalah agar mahasiswa yang telah lulus dan membawa bekal kompetensi yang baik akan mudah diterima dipasar global baik untuk keperluan bekerja maupun studi lanjut dalam maupun luar negeri.

Adanya persyaratan kelulusan mahasiswa dengan bukti komptenesi bahasa Inggris tertentu sudah lazim diterapkan di seluruh universitas dalam negeri. Merespon situasi tersebut sekaligus mempersiapkan diri sejak awal maka LEM FIAI UII mengadakan program kegiatan “Cilacs Day” pada Sabtu 21 Juli 2018. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) UII. Kegiatan berlangsung di Lantai 1 GKU Gedung dr. Sardjito UII, materi yang sampaikan oleh pemateri Cilacs UII mencakup seminar sehari tentang tes CEPT, yaitu mengupas 3 skill tes antara lain Listening, Structure dan Reading CEPT Cilacs UII. Peserta juga diberikan motivasi dan saran bagaimana menghadapi sebuah tes bahasa Inggris dengan baik. Rankaian kegiatan ini ditutup dengan tes resmi CEPT yang akan dilaksanakan Sabtu 28 Juli 2018 mendatang.

Cilacs Day kali ini secara resmi dibuka pada pukul 08.00 Wib, dalam wawancara setelah selesai memberikan sambutan di depan 100 peserta Cilacs Day ini Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa, Bayu Mogana Putra menyampaikan, “Kegiatan ini memiliki peran mengatasi permasalahan mahasiswa dalam menghadapi tes bahasa Inggris untuk tujuan kelulusan. Lebih lanjut Bayu, demikian panggilan akrabnya menjelaskan bahwa program ini juga sekaligus menjalankan fungsi SDM-LEM FIAI yaitu dalam menggali potensi kemampuan mahasiswa.

Selanjutnya, Bayu, yang merupakan mahasiswa semester 6 prodi Ahkawal Syakhshiyyah (Hukum Islam) menyampaikan harapannya, yang pertama, agar kedepan program ini terus dilanjutkan karena dapat mewadahi kebutuhan mahasiswa yang sedang mempersiapkan kelulusannya. Kedua, berharap kegiatan Cilacs Day ini dapat berdampak positif yaitu meningkatnya skor bahasa Inggris sehingga mampu mencapai atau melebihi skor yang telah disyaratkan oleh universitas. (Ank)

Uji Kemampuan Bahasa Asing Siswanya MAN 1 Yogyakarta Gandeng Cilacs UII

Di era globalisasi seperti sekarang ini menuntut masyarakat Indonesia untuk mahir berkomunikasi dalam berbgai bahasa asing, dunia internasional mengharuskan beberapa bahasa asing yang harus dikuasai agar dapat bersaing dalam berbagi bidang. Selain bahasa Inggris, bahasa Mandarin dan bahasa Arab menjadi bahasa yang wajib untuk dikuasai saat ini.

 

Sejalan dengan semangat tersebut, Madrasah Aliyah Negeri Program keagamaan (MANPK) mengadakan kerja sama dengan Cilacs UII dalam penyelenggaraan tes bahasa Arab SIMLA pada Selasa 5 Juni 2018 dan bahasa Inggris CEPT hari Rabu 6 Juni 18 . Kegiatan berlangsung di Ruang Lab Bahasa MAN 1 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 24 peserta.

 

Suyanto, S.Ag, M.Pd. yang merupakan Wakil Kepala MAN 1 Yogyakarta Bidang Keagamaan serta guru ilmu hadits menegaskan bahwa program tes bahasa Inggris dan bahasa Arab ini rencananya akan dilaksanakan secara reguler (annual) tiap tahun, hal ini digunakan sebagai evaluasi dari pembelajaran bahasa yang telah mereka pelajari.

 

Khusus terkait dengan SIMLA yang merupakan tes bahasa Arab dari Cilacs, bahawa tes ini baru pertama kali digunakan ditingkat menengah atas, namun demikian hal tersebut merupakan langkah positif bagi semua pihak untuk melangkah lebih baik. Yang menjadi catatan adalah, bahwa tes SIMLA bisa digunakan oleh siapa saja dari berbagai tingkatan pendidikan. (Ank)

Jaga Ukhuwah Islamiyah Cilacs kunjungi Yaketunis Yogyakarta

Setidaknya ada 3 manfaat umum yang bisa diperoleh saat kita berbagi dengan sesama, diantaranya adalah  membuat perasaan bahagia, menularkan kebaikan dan meningkatkan rasa peduli. Tentu masih banyak manfaat yang bisa diperoleh saat kita berbagi dengan sesama.

Cilacs UII sebagai lembaga yang berada dilingkungan Universitas Islam Indonesia, terus berperan aktif dalam kegiatan sosial di Yogyakarta. Sesuai apa yang disampaikan Hj. Fitri Nugraheni, Ph.D dalam sambutannya saat buka bersama dengan  manajemen dan staf pengajar Cilacs beberapa waktu lalu, bahwa akan ada rangkaian kegitan dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1439 H kali ini, antara lain bakti sosial peduli sesama dan berbagi takjil bagi masyarakat umum.

Dengan semangat membawa misi meningkatkan ukhuwuh islamiyah, kepedulian terhadap sesama serta menjaga persatuan dan kesatuan umat, pada Selasa 5 Juni 2018 Cilacs UII berkunjung dan memberikan bantuan berupa dana sosial dan sembako bagi para santri Yayasan Kesejahteraan Tuna Netra Islam (Yaketunis) Yogyakarta.

Kehadiran Cilacs UII ke Yaketunis disambut hangat oleh pengurus yayasan, pertemuan tersebut juga menjadi ajang silaturrahim kedua belah pihak untuk saling memperkenalkan diri.

Diakhir pertemuan dilaksanakan penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis oleh Direktur Cilacs UII Hj. Fitri Nugraheni, Ph.D yang kali ini diwakili oleh Kepala Departemen Keuangan yaitu Aisyiyah, M.M dan diterima langsung oleh ketua panti yaitu Bapak Wiyoto. Harapan kedua belah pihak agar bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. (Ank)

Cilacs UII berbagi di bulan Ramadhan 1439 H

Banyak cara untuk menyambung tali silaturahmi, misalnya dengan cara saling berkunjung ke tempat saudara maupun kerabat, saling memberi hadiah atau dengan pemberian lain. Membangun silaturahim sebaiknya dilakukan dengan lemah lembut, berkasih sayang, wajah berseri dan  saling memuliakan. Semua dilakukan dengan penuh keikhlasan dengan harapan mendapat ridho dari Allah SWT.

Selaras dengan hal itu, Cilacs UII pada hari Kamis 31 Mei 2018 mengadakan silaturrahim di bulan Ramadhan bersama pimpinan staf manajemen juga staf pengajar yang dikemas dengan acara buka bersama di Warung Belik Jl. Kaliurang Km 9 Yogyakarta. Selain itu, dalam agenda kegiatan Cilacs UII Berbagi diadakan juga berbagi takjil serta berbagi santunan kebeberapa panti asuhan ataupun pondok pesantren.

Hadir memberikan sambutan yaitu Direktur Cilacs UII Hj. Fitri Nugraheni, Ph. D sekaligus membuka acara tersebut, dalam sambutannya Hj. Fitri Nugraheni, Ph. D menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ajang untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan yang selama ini telah terjalin sangat baik. Fitri juga  berpesan agar semua ini terus dijaga dan ditingkatkan sebaik mungkin agar Cilacs UII dapat maju dan terus berkembang dimasa yang akan datang.

Pada sesi berikutnya, sebelum tiba saatnya berbuka puasa dilaksanakan juga kajian bersama dari Bp. Hadianto yang merupakan staf Akademik Cilacs UII, tema yang diusung adalah pentingnya berpuasa. Dalam uraiannya, Anto, demikian panggilan akrabnya menceritakan pengalamanya dalam mengelola puasa dalam sebuah keluarga. Bagaimana sesorang harus berusaha keras melawah segala hawa nafsu untuk mencapai kemenangan dalam berpuasa. Pada akhir acara, kegiatan tersebut ditutup dengan doa dan buka  besama. (Ank)

AIYA dan CILACS UII Gelar “Australia Awards Scholarship Info Session”

Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan motivasi dalam menunjang proses kesuksesan adalah dengan mengikuti kegiatan seminar, diskusi panel atau sejenisnya. Melalui pelatihan dan motivasi orang bisa mendapatkan berbagai manfaat dan dapat menunjang ilmu pengetahuan yang sedang dikuasi.

 

Seperti halnya yang dilakukan Cilacs UII saat ini,  disetiap periode kelas yang berlangsung siswa Cilacs UII diberikan fasilitas program Class Gathering yang bertujuan memberikan wasan baru serta bekal tambahan dalam mempelajari bahasa asing.

 

Pada Selasa 20 Maret 2018 bertempat di Sinergi Coworking Space, Jl. Cenderawasih No.36C, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman Cilacs UII bekerja sama dengan Australia – Indonesia Youth Association (AIYA) Chapter Yogyakarta menggelar diskusi panel bagi umum dan seluruh siswa Cilacs UII. Peserta yang hadir sebagian besar adalah para fresh graduate baik S1 maupun master yang sedang mencari studi lanjut Master di Australia.

 

Hadir para panelis adalah para alumni dari Australia Awards Scholarship yang sudah tidak asing lagi yaitu I Made Andi Arsana, Ph.D. yang saat ini menjabat Kepala Kantor Urusan Internasional, Universitas Gadjah Mada, Fitra Roman Cahaya, SE. M.Com., Ph.D., CSRS selaku Direktur Direktorat Keuangan dan Anggaran, Universitas Islam Indonesia, Amalia Anindia, MA. yaitu Development Officer, ACICIS. Kegiatan yang berlangsung tersebut juga dihadiri oleh President AIYA Chapter Yogyakarta serta Direktur Cilacs UII Fitri Nugraheni, Ph.D.

 

“Australia Awards Scholarship Info Session” kali ini mengangkat tentang Australia Awards Scholarship (AAS) yang telah diketahui bersama bahwa AAS adalah beasiswa bergengsi dari pemerintah Australia untuk mahasiswa International termasuk mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi pascasarjana baik Master maupun Doctor. Disampaikan oleh para panelis tentang pengalaman, pembuatan Curriculum Vitae, Referee report, Interview session, post-program, tips, motivasi dan informasi umum terkait Program AAS. Dalam kesempatan itu pula dilaksankan sesi tanya jawab yang dipandu oleh Amalia selaku moderator.

.

President AIYA Chapter Yogyakarta menyampaikan respon positif  atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berterima kasih atas partisipan. Senada dengan Cilacs UII, Fitri Nugraheni, Ph.D. berharap kerjasama dengan AIYA dapat terus terjalin di masa mendatang. (Adt/Ank)