Langkah Strategis Pengembangan Bahasa, STITMA Yogyakarta dan CILACS UII Teken MoU
Yogyakarta — Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madrasah Aliyah (STITMA) Yogyakarta melaksanakan kunjungan dan studi banding ke Center for International Language and Cultural Studies (CILACS) Universitas Islam Indonesia (UII) pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat di Kantor CILACS UII, Unit Demangan, Jalan Demangan Baru No. 24, Yogyakarta.
Kunjungan ini dihadiri oleh Putri QA., S.Pdi., Lc., MH, selaku Ketua Bidang Bahasa dan Budaya STITMA Yogyakarta, yang didampingi oleh Tyan Rahayu, S.Pd., bagian Akademik dan Administrasi. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari pengelolaan dan pengembangan pusat bahasa, sekaligus menjajaki rencana kerja sama antara kedua institusi. Rombongan STITMA Yogyakarta tiba di CILACS UII pada pukul 10.00 WIB dan disambut oleh pimpinan CILACS UII Ratna Roostika, S.E., MAC., Ph.D., yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Aditya Suci, S.Pt., selaku Kepala Departemen Pemasaran. Turut hadir pula Aisyiyah, S.E., M.M. (Kepala Departemen Keuangan dan Administrasi) serta Saras Bayu Jatmiko yang mewakili Departemen Akademik dan Layanan Tes.

STITMA Yogyakarta berfoto bersama dengan Cilacs UII
Dalam pertemuan tersebut, pihak STITMA Yogyakarta memperoleh pemaparan terkait pengelolaan pusat bahasa di CILACS UII, termasuk berbagai program pelatihan dan layanan kebahasaan, salah satunya Official TOEFL ITP Classroom. Diskusi berlangsung dalam suasana santai namun tetap antusias, dengan pembahasan seputar perkembangan bahasa dan budaya di masing-masing institusi.
Pada kesempatan itu, Putri QA., S.Pdi., Lc., MH menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas sambutan hangat yang diberikan oleh CILACS UII. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal yang penting untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, serta belajar bersama dalam pengembangan layanan kebahasaan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, sebelum prosesi pertukaran cendera mata, kedua belah pihak melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen kerja sama dalam pengembangan program bahasa dan budaya ke depan. (Ank)


























