Sambut Mahasiswa Internasional, CILACS UII Buka Program BIPA bagi Penerima FGLS dan Mahasiswa Self-Funded

Yogyakarta, 3 September 2026 — Menjadi mahasiswa internasional di Indonesia tidak hanya tentang mengikuti perkuliahan, tetapi juga tentang kemampuan berkomunikasi dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Hal tersebut menjadi salah satu pesan yang mengemuka dalam Opening Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) bagi mahasiswa penerima Future Global Leaders Scholarship (FGLS) dan mahasiswa self-funded yang diselenggarakan CILACS Universitas Islam Indonesia (UII) di Gedung Kuliah Umum Dr. Sardjito UII, Kamis (3/9).
Kegiatan dibuka oleh Kepala CILACS UII yang diwakili oleh Aditya Suci, Kadep. Pemasaran CILACS UII. Dalam sambutannya, Aditya menekankan pentingnya kemampuan berbahasa Indonesia bagi mahasiswa internasional selama tinggal di Indonesia. Menurutnya, meskipun mahasiswa berasal dari program studi internasional, kemampuan berbahasa Indonesia akan membantu mereka berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Selanjutnya, Saras Bayu Jatmiko, Staf Akademik CILACS UII, memperkenalkan program BIPA yang tidak hanya berfokus pada kemampuan bahasa, tetapi juga mengenalkan budaya Indonesia. Peserta akan belajar berbagai keterampilan bahasa, mulai dari menyimak, membaca, berbicara, dan menulis, dengan materi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Suasana semakin interaktif melalui sesi Studium Generale “Ready to Be an Indonesian Student?” yang disampaikan oleh Fahrurrazi, M.A., pengajar BIPA CILACS UII. Peserta diajak mengenal Indonesia dan Yogyakarta sekaligus berbagi gambaran tentang kehidupan sebagai mahasiswa di Indonesia, termasuk kebiasaan, etika sosial, dan kehidupan akademik.
Fahrur juga menekankan bahwa Bahasa Indonesia bukan sekadar bahasa, melainkan salah satu kunci untuk mendapatkan pengalaman yang lebih baik selama berada di Indonesia. Dengan kemampuan bahasa yang baik, mahasiswa akan lebih mudah memahami lingkungan, berkomunikasi, dan membangun relasi dengan masyarakat Indonesia.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan tari Jawa yang disambut antusias oleh para mahasiswa internasional. Tidak hanya menjadi pembuka program, kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi peserta untuk mulai mengenal bahasa dan budaya Indonesia secara lebih dekat.
“Semoga sesi opening ini dapat memberikan tidak sekadar gambaran mengenai program, tetapi juga semangat bagi para peserta agar program dapat berjalan dengan lebih efektif,” ungkap Aditya.
Melalui Program BIPA, CILACS UII berharap para mahasiswa internasional dapat lebih percaya diri menggunakan Bahasa Indonesia sekaligus semakin siap beradaptasi dan menikmati pengalaman mereka selama belajar dan tinggal di Indonesia. (Mkt)

September, 2026





















