Belajar Bahasa Indonesia (BIPA) Lewat Budaya Tradisional

Siswa BIPA sedang mengunjungi Makam Raja Mataram dan Masjid Agung Kotagede

Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA), Cilacs UII merupakan program pelatihan Bahasa Indonesia bagi penutur asing. Program BIPA Cilacs UII ini sudah ada sejak tahun 2003 sejak berdirinya Cilacs UII. Namun saat ini sudah mengalami banyak sekali perbaikan dan modifikasi dalam metode pengajaran.

Tahun 2022 ini, Cilacs menerima 19 peserta dari Future Global Leaders Scholarships (FGLS) UII dan 2 peserta dari Australian Consortium for ‘In-Country’ Indonesian Studies (ACICIS), setelah sebelumnya ada 8 mahasiswa yang tergabung dalam program Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) yang berasal dari negara Yaman, Saudi Arabia, Nigeria, Pakistan, Zimbabwe, Palestina, Algeria, Thailand, dan Australia. Saat diwancarai melalui telepon, koordinator Program BIPA Cilacs UII, Mr Saras Bayu Jatmiko menjelaskan bahwa peserta merupakan mahasiswa penerima beasiswa FGLS dan KNB  UII, kemudian ada dua mahasiswa Australia (ACICIS) yang mengambil mata kuliah di UII selama satu semester (Program IBLS).

Materi BIPA Cilacs yang dipakai bervariasi dari tingkat 1 sampai dengan tingkat 3,  dengan menggunakan metode pembelajaran yang menarik peserta juga diajak untuk mengenal kebudayaan Indonesia yaitu budaya jawa pada khususnya. Kegiatan outing activities yang telah dilaksanakan tersebut antara lain : mengunjungi museum sandi, mengunjungi museum wayang, mengunjungi candi Sambisari, mengunjungi makam raja Mataram di Kotagede, berbelanja di pasar tradisional, menari, Jemparing (panahan), dll.

Siswa BIPA sedang mempraktekan Jemparing (panahan khas Jawa)

Saras berharap bahawa, peserta dapat memahami Indonesia dari sudut pandang baru, antara lain dari bahasa yang digunakan oleh penutur asli serta beragam kegiatan/gelar budaya yang sudah mereka pelajari atau lakukan. Peserta juga diharapkan agar tidak berpuas diri, terus menerus belajar dan mempraktikkan/menggunakan Bahasa Indonesia agar bisa menguasainya, sebab penguasaan bahasa asing dimulai dari seberapa sering bahasa tersebut digunakan dan dipraktikkan. (Ank/Srs)

SMA Kesatuan Bangsa Bekali Siswanya Bahasa Jerman

 

Pengajar Bahasa Jerman Cilacs UII sedang memberikan materinya

Kemampuan bahasa Asing saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi setiap orang, terlebih lagi bagi dunia pendidikan, baik para pendidik maupun siswa yang telah menempuh pendidikan tertentu. Bekal kompetensi bahasa asing bisa menjadi jembatan untuk melanjutkan studi lanjut atau meniti karir setelah mereka lulus.

Namun keterbatasan para pengajar bahasa asing kerap menjadi persoalan bagi insititusi pendidikan, namun demikian saat ini banyak sekali lembaga informal yang membuka kesempatan untuk bekerjasama dalam penyediakan tenaga pengajar bahasa asing.

Suasana kelas Bahasa Jerman di SMA Kesatuan Bangsa Yogyakarta

Seperti halnya yang dilaksanakan oleh SMA Kesatuan Bangsa Yogyakarta, baru-baru ini memiliki program pelatihan kompetensi bahasa sing yaitu bahasa Jerman, SMA Kesatuan Bangsa menjalin kerja sama dengan Cilacs UII dalam pelatihan kelas Bahasa Jerman bagi para siswa dan siswinya. Peserta ini adalah para siswa kelas 10 dan 11 SMA Kesatuan Bangsa dan berlangsung selama tahun ajaran 2022/2023.

Menurut Dinar Darundini, S.I.P, saat diwancarai diruang kerjanya menjelaskan tujuan lain yang akan dicapai program ini antara lain sebagai salah satu mata pelajaran pilihan foreign language, diharapkan para siswa yang mengikuti proram ini dapat menguasai beberapa bahasa asing agar menjadi sumber daya manusia yang handal dalam percaturan global dan berdaya saing kuat. Selanjutnya Dinar menambahkan bahwa “Pelatihan ini dilaksanakan pada jam pelajaran dan bertempat di ruang kelas SMA Kesatuan Bangsa dengan materi bahasa Jerman level dasar” (Ank/Dnr).

 

PROGRESSIVE#35 : Kepercayaan Diri Jadi Modal Asah Skill Bahasa Inggris

Masyarakat secara global  saat ini dihadapkan pada situasi baru setelah melewati pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu, kondisi berbagai sektor telah menunjukkan pertumbuhan secara perlahan namun pasti. Industri kecil maupun besar pun terlihat kembali memaksimalkan sumberdayanya agak kembali kepada situasi sebelumnya. Untuk sektor pendidikan juga bisa dilihat saat ini, banyak sekali beasiswa juga sudah dibuka. Kita juga bisa merasakan bahwa para akademisi berlomba-lomba untuk mendapatkan pilihan studi impiannya.

Cilacs UII sebagai pusat bahasa dan kajian budaya Universitas Islam Indonesia yang telah mengembangkan berbagai jenis program pelatihan Bahasa asing mencoba memberikan wadah bagi masyarakat umum untuk mempersiapkan diri menyongsong era baru saat ini. Salah satu program yang saat ini diminati uaitu program bahasa Inggris Program of Studying English Intensively (PROGRESSIVE). Program ini ada sejak tahun 2005, Progressive merupakan program intensif 1 tahun yang menawarkan pembelajaran bahasa Inggris secara lengkap dengan sistem perkuliahan dengan dukungan materi yang lengkap serta pengajar yang profesional.

Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D (Kepala Cilacs UII) sedang memberikan sambutannya

Pada bulan September 2022 ini, Progresive sudah menginjak angkatan ke -35, program ini dibuka dengan kegiatan studium general pada hari Senin, 19 September 2022 secara online. Dihadiri oleh seluruh mahasiswa Progressive angkatan 35, manajemen Cilacs UII serta staf pengajar Cilacs UII, progressive resmi dibuka oleh Kepala Cilacs UII Ratna Roostika, SE., MAC, Ph.D. Dalam sambutannya Ratna menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya bahwa Progressive Cilacs UII banyak diminati oleh masyarakat umum. Pada kesempatan itu pula Ratna memberikan motivasi kepada peserta bahwa menjatuhkan pilihan mengikuti Progressive merupakan keputusan yang tepat untuk meraih masa depan karena Progressive merupakan program yang didesain untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dengan cepat baik lisan maupun tulisan. Selain itu peserta juga perlu meningkatkan kepercayaan diri serta memotivasi dirinya sendiri untuk fokus pada tujuan nanti.

Mr. Yono (otivator bahasa Inggris) sedang memeberikan materinya.

Selanjutnya, stadium generale tersebut dilengkapi juga dengan sesi motivasi bagi para mahasiswa baru dengan menghadirkan Mr. Yono Malakiano sebagai narasumber. Saat membuka presentasinya,  Mr. Yono memberikan pengalamannya selama ini dalam hal mengajar bahasa Inggris, disampaikan pula pentingnya seseorang menguasai bahasa Inggris dengan baik, terutama saat memasuki dunia kerja.  Menurutnya kemampuan bahasa Inggris adalah salah satu poin penting dalam penilaian saat dilakukan wawancara kerja. Maka Mr. Yono Malakiano berpesan belajar bahasa Inggris tidak perlu malu atau takut, kesalahan dalam pengucapan dan pemahaman adalah hal biasa, justru dari belajar itulah kita semua menjadi mahir.

Dalam proses pembejaran program PROGRESSIVE angkatan 35 ini  masih dilaksanakan secara sistem daring (online) dengan memanfaatkan teknologi internet (Ank).

MIAI FIAI UII : Mahasiswa Perlu Kompetensi Bahasa Asing Yang Terukur

Sabtu 19 September 2022, sejak tahun 2019 Program Studi Magister ilmu Agama Islam Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (MIAI FIAI UII) konsisten kepada pengelolaan mahasiswanya dalam hal kompetensi Bahasa asing yaitu bahasa Inggris dan bahasa Arab. Pada bulan September 2022 ini MIAI FIAI UII kembali mempercayakan pelaksanaan pelatihan bahasa Inggris dan Bahasa Arab kepada Center for International Language and Cultural Studies (Cilacs UII). Paket program Short Course tas bahasa  Inggris dan Bahasa Arab serta CEPT dan SIMLA bagi mahasiswa jenjang S2.

 

Kegiatan berlangung sejak Sabtu, 10 September 2022 dengan agenda Short Course tes Bahasa Arab dan Tes Bahasa Arab (Syahadah al-Ikhtibar li Maharah al-Lughah al-‘Arabiyyah ) SIMLA pada hari Senin, 12 September 2022. Kemudian untuk  short course tes bahasa Inggris dilanjutkan dengan tes Certificate of English Proficiency Test (CEPT) dilaksanakan apa hari Senin-Selasa tanggal 19 dan 20 September 2022. Seluruh kegiatan pelatihan dan tes periode ini masih dilakasankan secara online.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Dzulkifli Hadi Imawan, Lc,. M.Kom.I,. Ph.D. (Ketua Program Studi S2 IAIPM) dan Ratna Roostika, SE., MAC., Ph.D (Kepala Cilacs UII) diikuti oleh seluruh mahasiswa jenjang S2 program Magister Studi Islam FIAI UII, dalam sambutannya kedua pimpinan institusi mengharapkan agar program ini dapat meningkatnya daya saing lulusan MIAI FIAI UII dalam dunia kerja, terus memberikan manfaat serta kemajuan bagi semua pihak. (Ank)

Belajar Bahasa Inggris Melalui New Corner Kerjasama Cilacs UII dan ADiTV

Salah satu cara mempelajari bahasa asing yaitu dengan membiasakan penggunaan bahasa tersebut dalam kehidupan kita sehari-hari, banyak cara yang bisa kita tempuh antara lain : menonton film berbahasa asing tanpa menggunakan subtitle, membaca koran berbahasa asing, mendengarkan radio berbahasa asing, lagu berbahasa asing atau menyimak berita berbahasa asing.

Cara belajar menyimak berita berbahasa asing memiliki beberapa manfaat, selain kita memperkaya   kosa kata (vocabulary) kita bisa mendapatkan informasi-informasi penting terkini dalam berbagai bidang. Bahasa yang mungkin menjadi pilihan utama untuk dipelajari adalah bahasa Inggris, sebab bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang paling banyak digunakan di dunia.

Cilacs UII sebagai pusat bahasa yang memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan pelatihan bahasa Inggris kepada masyarakat saat ini sedang menjalin kerjasama dengan AdiTV Yogyakarta dalam program News Corner AdiTV. Program ini merupakan program berita berbahasa Inggris yang akan ditayangkan di ADiTV Yogyakarta.

Hadapi Tantangan Global Dengan Penguasaan Bahasa Asing

UNDUH BROSUR >>

Penguasaan bahasa asing sangat diperlukan saat ini, banyak orang berlomba-lomba mencari metode dan cara agar menguasai Bahasa asing dengan baik. Namun dalam kenyataannya, penguasaan Bahasa asing tidaklah mudah, banyak faktor yang mempengaruhinya.

Dihubungi secara online, Mulyono Andri Wibowo, S.Pd selaku Kepala Departemen Penelitian dan pengembangan (Litbang) Cilacs UII mengungkapkan, pada masa ini imbas pandemi dalam dunia pendidikan dan dunia kerja berubah secara besar-besaran. Dalam dunia pendidikan saat ini metode pembelajaran berubah menjadi pembelajaran daring dengan pemanfaatan kemajuan teknologi dan internet serta tidak terbatas lagi dengan jarak. Segi positifnya adalah orang akan mampu belajar banyak hal dalam satu waktu dan juga dapat mempelajari banyak hal dengan syarat utamanya tentu pendidik dan peserta didik harus siap dengan kemajuan teknologi.

Dalam dunia kerja juga mengalami dampak,saat ini dunia kerja juga sudah memanfaatkan koneksi internet dan kemajuan teknologi. Orang saat ini tidak lagi berorientasi bekerja sebagai pegawai di instansi pemerintah. Kecanggihan teknologi menumbuhkan ide kreatif untuk menciptakan usaha baru. Orang saat ini berorientasi untuk mendapatkan penghasilan dengan prinsip kebebasan waktu. Adanya platform media sosial yang memberikan kesempatan untuk membuka usaha sangat mempengaruhi pola pikir kaum milenail saat ini. Mereka lebih memilih untuk memanfaatkan kesempatan tersebut. Misal, saat ini banyak orang membuat channel youtube dengan membagikan video sesuai dengan minat mereka bahkan orang yang berada tidak hanya di daerah perkotaan  banyak yang melakukan. Kemajuan teknologi memunculkan banyak aplikasi yang dapat mendukung kegiatan atau usaha. Pada masa saat ini orang dapat dengan mudah membuat, mempromosikan usaha mereka hanya dengan smartphone yang mereka miliki didukung aplikasi dan media sosial yang sudah dengan mudah diakses oleh banyak orang.

Dalam dunia kerja formal pun saat ini juga memaksa orang untuk mampu melaksanakan kegiatan dengan tuntutan memiliki lebih dari satu keahlian. Mereka dituntut memiliki kehalian selain keahlian utama mereka yang didapat dari bangku pendidikan.

Lebih lanjut, Andri, demikian nama panggilannya, menambahkan bahwa penguasaan teknologi tentu harus diikuti dengan kemampuan penguasaan bahasa asing. Mengapa? Sebab aplikasi, platform yang berkaitan dengan teknologi tersebut panduannya umumnya dalam bahasa asing. Lebih jauh lagi, saat ini orang dapat belajar atau bekerja lintas negara, tanpa ada batasan jarak, sehingga syarat utama dalam komunikasi adalah kemampuan berbahasa asing.

Kendala utama saat ini adalah metode yang saat sebelum pandemi orang dapat belajar langsung dalam ruang kelas saat ini terbatas. Memang teknologi sudah mampu dengan memberikan pilihan bagi peserta untuk belajar secara daring tetapi banyak yang belum siap karena belum siap dengan kemampuan penguasaan teknologi. Lembaga yang sebelumnya mempunyai program tatap muka mengalami kendala saat pembelajaran berubah menjadi daring sebab membutuhkan ahli dan waktu untuk merubah cara penyampaian materinya.

Metode daring atau pembelajaran jarak jauh ini juga memiliki kendala bagi peserta jika mereka juga tidak siap dengan kemampuan teknologi dan koneksi internet.

Secara umum, banyak orang masih bingung mencari lembaga atau media belajar bahasa asing yang mampu memberikan layanan belajar bahasa asing di masa pandemi yang menyediakan materi, metode, dan tutor yang bagus. (Ank/Maw)

UNDUH BROSUR >>

Intensif Program : Progressive 35 Siap Hadapi Tantangan Global

 

 

UNDUH BROSUR >>

Menyadari bahwa perkembangan dunia global sangat dinamis, bidang pendidikan, teknologi informasi dan ekonomi menjadi bagian penting dan menuntut sumber daya manusia yang berkulitas. Penguasaan komunikasi dengan baik ketika harus bersaing secara internasional. Bagi pengusaha dan pencari kerja, bahasa Inggris menjadi keharusan kerena bahasa Inggris merupakan bahasa yang paling banyak digunakan di dunia internasional baik dalam kehidupan sehari-hari, saat bekerja bahkan dalam kehidupan sosial.

Cilacs UII sebagai lembaga pelatihan bahasa dan budaya di bawah Universitas Islam Indonesia membuka kelas Progressive (Program of Studying English Intensively) angkatan 35, kelas ini merupakan kelas yang dilaksanakan sore-malam hari dengan sistem perkuliahan memuat materi terpadu semua skill bahasa Inggris. Penting belajar melalui program Progressive ini dikarenakan beberapa hal, antara lain : mendapatkan bekal keterampilan bahasa Inggris untuk jenjang karir di masa mendatang, dapat memenuhi kebutuhan bahasa Inggris secara akademik dan profesional, mendapatkan materi yang lengkap dan terpadu serta pengalaman yang berbeda dan menyenangkan saat belajar bahasa Inggris.

Program ini rencananya akan dibuka secara daring/online  bagi masyarakat (umum) dan pendaftaran sudah di buka sejak sekarang hingga 1 September 2022 dan akan dimulai pada 5 September  2022. Informasi dan pendaftaran bisa diperoleh melalui WA : 0857.4365.0224. (Ank)

 

IPMAFA Pati Studi Banding Ke Cilacs UII

Rabu 3  Agustus 2022 Pusat Bahasa Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati, Jawa Tengah  berkunjung ke Cilacs UII Yogyakarta untuk melaksanakan studi banding terhadap pengelolaan pusat bahasa.

Rombongan IPMAFA yang dipimpin oleh  Kamilia Hamidah, MA (Kepala Pusat Bahasa) didampingi oleh Imam Azro’i, Ulya Rosyit, M.Pd dan Aizzatul Laili, S.Pd.I selaku pengajar dan staf dari Pusat Bahasa IPMAFA. Pertemuan tersebut  disambut hangat oleh Lizda Iswari, S.T., M.Sc. (Kepala Cilacs UII) yang didampingi oleh jajaran manajemen antara lain, Suprihatin, S.Pd. (Kadep Akademik), Aditya Suci, S.Pt. (Kadep Pemasaran), Enggar Solichatun, S.H. (Kadep SDM) dan Muh. Yusuf Arif Nur Rahmat, S.Pd. (Kadep Layanan Tes).

Lizda Iswari, S.T., M. Sc (Kepala Cilacs UII) -kedua dari kanan-  sedang memberikan sambutannya

Pertemuan berlangsung sekitar 2 jam di Cilacs UII Kantor 1 yaitu Jl. Demangan Baru 24 Yogyakarta. Dalam kata sambutan yang disampaikan Lizda Iswari, S.T., MSc menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan tersebut. Diijelaskan pula  perkembangan Cilacs UII dari tahun ke tahun selalu berinovasi dan terus melakukan peningkatan kualitas dalam berbagai sektor. Sebagai contoh saat terjadi pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu dimanfaatkan sebagai awal perubahan dalam pelaksanaan tes official/resmi yang dilaksanakan secara online.

Hal tersebut tidaklah mudah, banyak kendala yang dihadapi, selain harus membangun sumber daya  yang kompoeten terhadap teknologi informasi juga perlu menyiapkan jaringan internet yang kuat serta instrumen/perangkat tes yang memiliki standar internasional. Namun demikian semua kendala tersebut dapat diatasi dengan baik saat ini.

Lizda Iswari, S.T., M.Sc selaku Kepala Cilacs UII (kiri) memberikan cindera mata kepada Kamilia Hamidah, MA (kanan) selaku Kepala Pusat Bahasa IPMAFA, Pati Jawa Tengah.

Pada akhir pertemuan kedua belah pihak saling bertukar cindera mata sembari menyampaikan harapan agar dimasa yang akan datang dapat terjalin kerjasama dalam bidang kebahasaan maupun tes kompetensi bahasa. (Ank)

 

Foto bersama IPMAFA dan Cilacs UII

English Access Microshcolarship Program Cilacs UII Adakan English Camp

Mr. Nandang sedang memberikan materinya

Regional English Language Office (RELO) Kedutaan besar Amerika dan Cilacs UII yang mempercayakan Program Access pada hari Jumat-Minggu 15-17 Juli 2022 mengadakan kegiatan English Camp bagi peserta English Access Microshcolarship Program 2020-2022 site Yogyakarta.

Kegiatan ini dikemas oleh Cilacs UII dibawah koordinasi Lizda Iswari, S.T, M.Sc  yang sekaligus sebagai Kepala Cilacs UII. Kegiatan ini didampingi pula oleh pengajar resmi Access program site Yogyakarta yaitu Mr. Ade dan Ms. Apri. Selain itu juga perwakilan dari RELO  dan IIEF yaitu Mr. Nandang, Ms. Chandri, Ms. Megumi dan  Ms. Titi.  Selian itu dari tim Cilacs UII yaitu Suprihatin S.Pd (Kepala Departemen Akademik Cilacs UII) serta Aditya Suci, S.Pt (Kepala Departemen Pemasaran Cilacs UII).

Outdoor Activity

Selama kegiatan berlangsung peserta diwajibkan berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris. Peserta juga diberikan kesempatan untuk mengasah skill mereka sekaligus mempererat hubungan antar peserta juga menambah wawasan tentang berbagai isu-isu global seperti contohnya tentang lingkungan hidup. Selain itu pula peserta juga diberikan materi-materi yang sifatnya menggali dan menggugah kreatifitas dan peningkatan kepercayaan diri.  Beberapa materi yang disuguhkan antara lain : Giant wizzard & elves, Spelling word, Ring the bell, Climbing the mountain, Scavenger hunt, dll.

Seperti pada informasi sebelumnya, English Access Microshcolarship Program 2020-2022 merupakan program program beasiswa bagi mahasiswa jurusan pendidikan maupun sastra bahasa Inggris di wilayah Yogyakarta. Program ini merupakan kerjasama Cilacs UII dengan Kementerian Luar Negeri /Kedutaan Besar Amerika Serikat melalui Regional English Language Officer (RELO) dan di Indonesia dikelola oleh Indonesian International Education Foundation (IIEF).

UNUNGHA Cilacap Sepakati Kerja Sama dengan Cilacs UII

Suasana pertemuan Cilacs UII Yogyakarta dan Unugha Cilacap

Jumat, 24 Juni 2022 merupakan momen penting bagi Cilacs UII, dimana Lembaga Pusat Bahasa (LPB) Universitas Nahdatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap, Jawa Tengah mengunjungi Cilacs UII. Selaku ketua rombongan yaitu M. Khanif, M.Pd.B.I (Kabid Bahasa Inggris) yang ditemani oleh Abdullah Ridlo, M.A,( Kabid Bahasa Arab) Arief Septyady, S.Kom (Staff Lembaga Pusat Bahasa), Hasyim Hasan (Staff Lembaga Pusat Bahasa) dan Dian Permana, M.Pd.I (Biro Kerjasama) menyampaikan rasa terima kasih atas diterimanya  kunjungan tersebut.

Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah studi banding terhadap pengelolaan pusat bahasa yang ada di Cilacs UII Yogyakarta. Selain itu, agenda utama yang kedua adalah pembicaraan tentang rencana kerjasama pengadaan tes kompetensi bahasa asing yang akan dilaksanakan di UNUGHA Cilacap.

Lizda Iswari, S.T, M.Sc (Kepala Cilacs UII) memberikan sambutannya

Dian Permana, M.Pd.I (Biro Kerjasama) menyampaikan sambutan mawakili UNUGHA Cilacap

 

Pertemuan yang dilaksanakan di kantor Cilacs UII Jl. Demangan baru 24 Yogyakarta tersebut berlangsung santai dan penuh antusias. Pihak Cilacs UII, yang dipimpin oleh  Lizda Iswari, S.T., M.Sc (Kepala Cilacs) menerima secara langsung sekaligus membuka pertemuan tersebut dengan sambutan resminya. Disampaiakan oleh beliau rasa bangganya atas kunjungan tersebut, beliau juga menyampaikan bahwa Cilacs UII selalu terbuka dalam menjalin kerja sama dengan pihak manapun. Dalam kesempatan itu pula Aditya Suci, S.Pt (Kadep Pemasaran) Suprihatin, S.Pd (Kadep. Akademik), Muh. Yusuf Arief (Kadep Layanan Tes) serta Mulyono Andri wibowo, S. Pd (staf layanan tes) yang mendampingi pertemuan tersebut dalam sesi diskusi dan tanya jawab menjelaskan berbagai hal tentang perkembangan Cilacs UII saat ini.

Penyerahan cindera mata

Lizda Iswari, S.T., M.Sc menerima cindera mata dari Unugha Cilacap

 

Setelah terjadi beberapa kesepakatan kerja sama, pada akhir pertemuan kedua belah pihak saling bertukar cindera mata. Harapan kedua belah pihak antara lain bahwa kerjasama tersebut dapat membawa manfaat bersama. (Ank)

Foto bersama antara Cilacs UII Yogyakarta dan Unugha Cilacap Jawa Tengah