Informasi Perubahan Jadwal Kursus dan Tes Bahasa Cilacs UII

Kepala Cilacs UII Lizda Iswari, S.T., M.Sc dalam sambutan Milad ke 17 tanggal 22 Maret lalu menyampaikan bahwa, “Dalam suasana prihatin dan waspada terhadap penyebaran virus Corona Covid-19, saya ingin mengajak rekan-rekan semua untuk melantunkan doa agar musibah wabah Corona segera berlalu, kita semua diberikan kesehatan dan usia yang penuh berkah untuk kehidupan dunia dan akhirat kita”

Selain itu, Lizda Iswari, S.T., M.Sc juga mengajak semua pihak untuk turut mendoakan agar Cilacs terus berkembang menjadi institusi semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam menghadapi situasi sekarang ini, Cilacs UII mengambil beberapa langkah strategis khususnya dalam pelaksanaan pembejaran kelas bahasa dan pelaksanaan tes kompetensi bahasa asing antara lain : TOEFL ITP ® , TOEFL iBT ®, IELTS ™ , CEPT dan SIMLA berupa menunda pelaksanaan kursus dan tes bahasa hingga jadwal yang telah ditentukan nantinya.

 

Pengumuman resmi pelaksanaan pembelajaran dan tes bahasa di Cilacs UII

 

Cilacs UII mulai hari selasa 24 Maret 2020 hingga Selasa 31 Maret 2020 memberlakukan pelayanan kebahasaan dan pendaftaran secara online, selain itu menunda semua pelaksanaan belajar mengajar yang sedang berlangsung hingga tanggal 31 Maret 2020. Sedangkan untuk pelaksanaan tes kompetensi Bahasa asing ditunda pelaksanaanya hingga menunggu informasi lebih lanjut.

 

Perubahan jadwal kelas reguler

 

Perubahan jadwal kelas Progressive (intensif 1 tahun)

 

Perubahan jadwal tes kompetensi bahasa Inggris : TOEFL ITP, TOEFL iBT, IELTS, CEPT dan SIMLA

Kebijakan ini dilakukan oleh manajemen Cilacs UII semata demi upaya mitigasi penyebaran Covid 19 yang sedang melanda Indonesia saat ini. (Ank)

Milad Cilacs ke 17 : Kepala Cilacs UII Ajak Menjadi Institusi Yang Terus memberikan Manfaat Bagi Masyarakat

Bismillahirrahmaannirrahiim.

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahirabbil ‘aalamiin, segala puji hanya kepada Allah subhanahu wata’aala. Salam dan shalawat juga senantiasa tercurah untuk Baginda Rasulullah shallallahu’alaihi wassalam beserta keluarganya.

Tepat hari ini Cilacs telah berdiri selama 17 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, jatuh dan bangun telah Cilacs alami. Saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh karyawan dan pengajar Cilacs yang selama ini telah berusaha dan bekerja keras untuk membawa Cilacs menjadi institusi yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Sejumlah rencana telah disusun sebagai wujud syukur atas bertambahnya usia Cilacs, serta untuk menunjukkan komitmen Cilacs untuk terus berinovasi dan menebar manfaat bagi masyarakat. Move forward and spread the lights.

Manusia membuat rencana, namun takdir dari Allah-lah yang menentukan. Tanpa kita duga sama sekali, virus Corona menyebar dengan cepat dan memberikan dampak yang luar biasa bagi lingkungan sekitar kita. Upaya pencegahan dan eksekusi sejumlah tindakan juga turut kita lakukan sebagai bentuk ikhtiar kita terhadap kesehatan dan keselamatan bersama.

Dalam suasana prihatin dan waspada terhadap penyebaran virus Corona Covid-19, saya ingin mengajak rekan-rekan semua untuk melantunkan doa agar musibah wabah Corona segera berlalu, kita semua diberikan kesehatan dan usia yang penuh berkah untuk kehidupan dunia dan akhirat kita.

Tak lupa, dalam momen Milad Cilacs ke-17 ini, berkenan kiranya kita semua juga turut mendoakan agar Cilacs terus berkembang menjadi institusi yang semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat.

Semoga Allah subhanahu wata’aala senantiasa meridhoi Cilacs UII.

Barakallahu fiikum (semoga Allah melimpahkan keberkahan untuk kalian)

Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakaatuh.

Sleman, 22 Maret 2020 / 27 Rajab 1441H

Lizda Iswari, S.T., M.Sc

Kepala Cilacs UII

Mitigasi Penyebaran Covid 19 di CILACS UII

Penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang terjadi di dunia saat ini tanpa terkecuali di Indonesia telah mengundang perhatian semua pihak. Ratusan ribu orang telah dinyatakan positif terjangkit COVID 19 di berbagai negara, dalam menyikapi hal tersebut terkait penyebaran COVID 19 khususnya Yogyakarta Cilacs UII melakukan berbagai langkah yang diperlukan.

Cilacs UII sebagai lembaga informal yang membuka pelayanan untuk umum dalam bidang kebahasaan mengambil langkah strategis untuk kesiapsiagaan terhadap wabah Corona. Cilacs UII secara resmi menetapkan standar protokol mitigasi penyebaran COVID 19 dengan meningkatkan kualitas piranti kesehatan seperti pemeriksaan suhu tubuh, masker kesehatan, hand sinitizer, melakukan proses pembersihan seluruh ruangan Cilacs UII menggunakan desinfektan.

Dalam proses pelayanan, Cilacs UII menerapkan pembatasan jam operasional pelayanan yaitu hari Senin-Jumat pukul 08.00 hingga 13.00 WIB sedangkan hari Sabtu sementara ini libur. Sedangkan untuk proses pembelajaran, yaitu kelas reguler, kelas non-reguler, kelas Progressive dan jadwal tes TOEFL, IELTS, CEPT, SIMLA di Cilacs dilakukana perubahan jadwal sementara. Cek perubahan jadwal di sini :

Perubahan Jadwal Kursus & Tes (Mitigasi Covid-19)

Sehingga bagi yang memebutuhkan layanan kebahasaan pendaftaran semua program di Cilacs UII tetap dibuka sesuai jadwal pelayanan yang berlaku untuk saat ini.

Informasi lebih lengkap bisa di akses di https://cilacs.uii.ac.id/covid-19/ atau telp ke ( 0274) 540 255 atau WA. 0857.4365.0224. (Ank)

Info Selengkapnya tentang Mitigasi Covid-19 Cilacs UII >

Menarasikan Perdamain Untuk Indonesia : CILACS UII-CRCS UGM Putar Film Beta Mau Jumpa

 

Lizda Iswari, S.T., M.Sc (Kepala CILACS UII) dan Marthen Tahun (narasumber dari CRCS UGM) berfoto bersama dengan seluruh peserta

Indonesia adalah negara yang kaya dan memiliki keberagaman budaya, suku, etnik, adat, agama, dan bahasa. Demikian pula dengan agama yang ada di Indonesia ada Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha dimana semua hidup berdampingan di negara yang sangat luas ini. Kondisi inilah yang menjadi perhatian semua pihak supaya kerentanan terhadap isu-isu yang berbau SARA dapat dieliminir sekecil mungkin, kita perlu belajar banyak terhadap situasi dan tersebut dari sejarah berbagai peristiwa yang terjadi negara tercinta kita ini.

Sabtu, 7 Maret 2020, CILACS UII mengajak masyarakat umum untuk menonton bareng film dokumenter yang berjudul “Beta Mau Jumpa”, film  yang mengisahkan tentang gambaran toleransi dan kerukunan beragama ditengah konflik Ambon yang terjadi pada tahun 1999. Acara ini diinisiasi oleh Center for International Language and Cultural Studies (CILACS) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta yang bekerjasama dengan Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Milad ke 17 CILACS UII yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2020 mendatang. Bertempat di Cilacs UII Unit Demangan Jl. Demangan Baru 24 Yogyakarta kegiatan yang dihadiri dari berbagai kalangan ini berlangsung penuh antusias.

Dalam sambutannya, Lizda Iswari, S.T., M.Sc (Kepala CILACS UII) menyampaikan bahwa Cilacs UII sebagai pusat bahasa dan kajian budaya memiliki kewajiban dalam pengembangan budaya baik lokal maupun  internasional. Dalam kaitannya dengan budaya lokal, melalui pemutaran film seperti ini, diharapkan dapat memberikan pelajaran bagi kita semua bagaimana toleransi dan kerukunan beragama dapat terjaga dengan baik.

Marthen Tahun (CRCS UGM) yang dimoderatori oleh Fahrurrazi (Cilacs UII) selaku narasumber sedang menjelaskan beberapa pertanyaan saat diskusi berlangsung

Antusiasme peserta nonton bareng film Beta Mau Jumpa saat sesi diskusi

Film dokumenter “Beta Mau Jumpa” menceritakan perjuangan para perempuan saat itu ketika terjadinya konflik, mereka menunjukkan adanya rasa saling percaya yang telah lama terbangun di antara warga, kebersamaan yang timbul selama hidup berdampingan walaupun berbeda kepercayaan menjadi dasar untuk  menciptakan apa yang disebut sebagai memori perdamaian, budaya toleransi dan kerukunan inilah yang dikedepankan sehingga menjadi bekal bagi upaya rekonsiliasi pasca berakhirnya konflik. Pemutaran film berdurasi 35 menit tersebut kemudian dilanjutkan dengan diskusi terbuka mengangkat judul “Menarasikan Perdamaian Untuk Indonesia” yang menghadirkan narasumber Marthen Tahun (CRCS UGM) dimana beliau yang dipercaya sebagai koordinator riset film Beta Mau Jumpa. Marthen menceritakan pengalamannya saat melakukan penelitian disana, banyak pelajaran penting yang bisa didapat dari tragedi yang terjadi saat itu. Pada sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh Fahrurrazi (Cilacs UII) berlangsung interaktif serta menghasilkan berbagai pandangan tentang pentingnya toleransi dan kerukunan beragama di era milenial sekarang ini.  (Ank).

Lizda Iswari, S.T., M.Sc (Kepala CILACS UII) menyerahkan cindera mata kepada narasumber yaitu Marthen Tahun (CRCS UGM)

Lizda Iswari, S.T., M.Sc (Kepala CILACS UII) dan Marthen Tahun (narasumber dari CRCS UGM) berfoto bersama

Taruna STPN Yogyakarta Melatih Kemampuan Debat Bahasa Inggris bersama Cilacs UII

Sebelum mengikuti sebuah ajang kompetisi tentunya perlu sebuah persiapan yang matang,  seperti halnya kompetisi debat berbahasa Inggris, selain harus fasih dalam berbicara dalam  bahasa Inggris peserta harus paham betul dengan topik utama yang akan menjadi pembahasan dalam sebuah kompetisi tersebut.

 

Taruna STPN sedang berlatih presentasi dalam bahasa Inggris

Seperti halnya yang saat ini sedang dipersiapkan oleh taruna Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta saat ini, mereka akan mengikuti ajang perlombaan Debate and Speech  Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK) di Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) yang berada di Curug, Tangerang, Jawa Barat.

Dalam upaya mempersiapkan diri sebaik-baiknya, STPN menggandeng Cilacs UII untuk melatih kemampuan merekaa dalam presentasi, speaking maupun debat dalam bahasa Inggris melalui program English for Debate and Speech. Program berkjalan sejak bulan Februari 2020 dan berakhir pada bulan Senin 2 Maret 2020. (Ank/Dnr)

Program Studi MIAI FIAI UII Uji Kemampuan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab Mahasiswanya

Program Studi Magister ilmu Agama Islam Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (MIAI FIAI UII) berkerja sama dengan Center for International Language and Cultural Studies (Cilacs UII) untuk mengadakan Program Short Course bahasa Inggris bagi mahasiswa angkatan 2018/2019. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 22 Februari 2020 di Ruang Sidang MIAI FIAI UII lt.2 gedung UII Unit Demangan Jl. Demangan Baru No.24 Yogyakarta.  Tujuan yang ingin dicapai dalam program ini salah satunya adalah peningkatan daya saing lulusan prodi MIAI FIAI UII dalam hal kemampuan bahasa Inggris dan yang diukur dengan tes Certificate of English Proficiency Test (CEPT ).

Apa itu Tes CEPT ? >

Foto : Dr. Drs. Yusdani Ali Rahman, M.Ag berfoto bersama dengan para mahasiswa.

Foto : Mr. Andri sedang menjelaskan materi tes bahasa Inggris

 

Sebagai narasumber yaitu Mr. Andri Wibowo (pengajar & staf Penelitian dan Pengembangan Cilacs UII) yang dalam kegiatan tersebut memberikan pembekalan tentang berbagai jenis tes dan tips serta trik dalam mencapai skor yang maksimal. Hadir pada saat pembukaan kegiatan ini yaitu Ketua Program Studi Hukum Islam Program Doktor Bapak Dr. Drs. Yusdani Ali Rahman, M.Ag yang mewakili Ketua Prodi MIAI FIAI UII Ibu Dr. Dra. Junanah Dja’far, MIS untuk memberikan sambutan serta membuka kegiatan secara resmi.

Foto  : ustadz Mohammad Rofiqi, S.S. M.Hum sedang menjelaskan materi tes SIMLA Cilacs UII.

Apa itu Tes bahasa Arab SIMLA? >

Selain bahasa Inggris, rangkaian program ini adalah pembelajaran dan persiapan tes bahasa Arab juga tes SIMLA. Program pelatihan ini dilaksanakan pada  Sabtu, 29 Feb 2020 di Ruang sidang MIAI FIAI UII Lt.2 gedung UII Unit Demangan Jl. Demangan Baru 24 Yogyakartayang menghadirkan nara sumber yaitu Mohammad Rofiqi, S.S.  M.Hum (pengajar  bahasa Arab Cilacs UII). Kegiatan berlangsung lancar dan  penuh antusias dari semua peserta. (Ank)

 

MA Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta Ukur Kemampuan Bahasa Arab Siswanya dengan SIMLA Cilacs UII

Dalam rangka memberikan pengalaman dan sekaligus mengukur kemampuan bahasa Arab siswa kelas 12 Madrasah Aliyah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, sebanyak 149 siswa mengikuti tes Syahadah al-Ikhtibar li Maharah al-Lughah al-‘Arabiyyah (SIMLA) yang merupakan tes kompetensi bahasa Arab resmi dari Cilacs UII. Kegiatan berlangsung di Aula Madrasah Aliyah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta Jl. Letjen S.Parman No.68, Patangpuluhan, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis 27 Februari 2020.

Apa itu tes bahasa Arab SIMLA? >

Munzilin, guru pendamping kegiatan tersebut sedang memberikan pengarahan kepada siswanya

Siswa kelas 12 Madrasah Aliyah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta sedang melaksanakan tes SIMLA

Menurut Munzilin, salah satu guru pendamping kegiatan tersebut menuturkan, tes ini bertujuan untuk mengukur pembelajaran bahasa Arab yg selama ini diperoleh siswa selama 6 tahun. Hasil dari tes ini akan menjadi bahan evaluasi masing-masing siswa agar lebih giat dalam belajar dan terus meningkatkan kemampuannya. (Ank/Dnr)

 

 

 

 

 

 

Cilacs UII dan Internasional Program (IP) FH UII Kembali Laksanakan Program Matrikulasi Bahasa Inggris

Senin 24 Februari 2020, Center for International Language and Cultural Studies  Universitas Islam Indonesia (Cilacs UII) dan Program Studi Ilmu Hukum Program Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (IP FH UII) melaksanakan kesepakatan kerjasama yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) Program Matrikulasi Bahasa Inggris. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Cilacs UII Lizda Iswari, S.T., M.Sc. dan Sekretaris Program Studi Ilmu Hukum – Program Internasional Dodik Setiawan Nur Heriyanto, S.H., M.H., LL.M., Ph.D.

Direktur Cilacs UII Lizda Iswari, S.T., M.Sc dan Sekretaris Program Studi Ilmu Hukum – Program Internasional Dodik Setiawan Nur Heriyanto, S.H., M.H., LL.M., Ph.D melakasanakan penandatanganan MoA Matrikulasi Bahasa Inggris.

Program Matrikulasi ini merupakan salah satu implementasi dari Nota Kesepahaman tentang program Pembelajarana bahasa Inggris bagi mahasiswa di Fakultas Hukum antara Cilacs UII dan Fakultas Hukum UII. Setelah penandatangan kesepakatan tersebut kelas diawali dengan studium generale dan sesi motivasi oleh Mr. Yono Malakiano yang merupakan pengajar senior di Cilacs UII.

Studium Generale Program Matrikulasi bahasa Inggris oleh Mr. Yono Malakiano

Sementara itu, dalam hal metode pembelajaran program matrikulasi ini dilaksanakan di dalam kelas dengan serta aktivitas di luar kelas. Selain itu, dalam hal pengukuran pembelajaran dilaksanakan pula tes beruba quiz yang memanfaatkan media on-line.

Harapan yang ingin dicapai salah satunya adalah pembekalan awal serta motivasi bagi mahasiswa baru untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris secara lebih lanjut, termasuk persiapan diri menghadapi tes CEPT sebagai syarat kelulusan yaitu skor 540. (Ank/Adt)

Apa itu tes CEPT? >

Foto bersama Direktur Cilacs UII Lizda Iswari, S.T., M.Sc dan Sekretaris Program Studi Ilmu Hukum – Program Internasional Dodik Setiawan Nur Heriyanto, S.H., M.H., LL.M., Ph.D dengan para mahasiswa dan pengajar Cilacs UII

Tingkatkan Mutu Pelayanan : Cilacs UII Laksanakan Rakorja Tahun 2020

foto bersama Direktur Cilacs UII Lizda Iswari, S.T., M.Sc bersama dengan jajaran manajemen, staf dan pengajar

Dalam sebuah kelembagaan fungsi setiap departemen tentu memerlukan sebuah perencanaan yang matang agar dapat mencapai target yang diharapkan. Perencanaan dapat dilakukan maksimal  jika melibatkan semua pihak agar mendapatkan tujuan dan arah yang sama. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, pada Senin 17 Februari 2020 Cilacs UII mengadakan Rakorja tahun 2020 di salah satu hotel di Yogyakarta.

Direktur Cilacs UII Lizda Iswari, S.T., M.Sc memberikan sambutannya sekaligus membuka Rakorja Tahun 2020 Cilacs UII

Rakorja tahun 2020 dihadiri oleh seluruh manajemen, staf dan pengajar Cilacs UII. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Cilacs UII, Lizda Iswari, S.T., M.Sc yang dilanjutkan dengan pemaparan program kerja Direktur dan selanjutnya secara berurutan diteruskan pemaparan program kerja Departemen Keuangan dan Adminsitrasi, Departemen Sumber Daya Manusia, Departemen Penelitian dan Pengembangan serta Departemen Pemasaran.

Mr. Fahrur selaku pengajar Cilacs UII sedang menyampaikan gagasannya kepada pihak manajemen

Pada kesempatan itu pula dilaksanakan diskusi dan tanya jawab antara staf, pengajar dan manajemen Cilacs UII. Harapan yang ingin dicapai secara keseluruhan yaitu adanya peningkatan kualitas pelayanan kepada konsumen. (Ank)

British Council Percayakan Pelaksanaan Computer Delivered (CD) IELTS di Cilacs UII

Perwakilan British Council Aria Buditama berfoto bersama perwakilan dari Cilacs yaitu Suprihatin, S.Pd dan Aditya Suci, S.Pt.,

 

Rabu, 8 Januari 2020, British Council yang diwakili oleh Aria Buditama selaku Assistant Exam Marketing Manager British Council melakukan kunjungan ke Cilacs UII untuk menindaklanjuti rencana kerjasama penyelenggaraan Computer Delivered (CD) IELTS.  Agenda kunjungan ini adalah untuk memastikan kesiapan laboratorium komputer serta beberapa ruangan penunjang tes. CD IELTS direncanakan berlokasi di Gedung Fakultas Ekonomi (FE) UII Yogyakarta.

Pada pertemuan tersebut selain pihak Cilacs UII yang dihadiri oleh Suprihatin, S.Pd (Head of Academic Dept)  dan Aditya Suci, S.Pt., (Head of Marketing Dept), hadir pula pengelola perwakilan dari  FE UII dimana semua pihak sepakat untuk mendukung dan menyambut baik rencana pelaksanaan CD IELTS di lingkungan UII melalui Cilacs UII dan dilaksanakan di laboratorium komputer Fakultas Ekonomi UII Yogyakarta.

Ditemui di ruang kerjanya pada Jumat 7 Februari 2020, Aditya  Suci menjelaskan bahwa  “Computer Delivered (CD) IELTS merupakan varian baru tes IELTS yang diselenggarakan oleh British Council. Perbedaan terletak pada pelaksaan tes listening, reading dan writing yang dilakukan menggunakan komputer, sedangkan speaking test harus tetap melalui interview dan bertatap muka langsung dengan examiner.  Untuk hasil tes dari CD IELTS juga bisa diperoleh lebih cepat yaitu 7 hari setelah tes. Pihak BC menargetkan pada tahun 2020 CD IELTS sudah tersedia di Yogyakarta. Dengan demikian Cilacs UII akan menjadi lembaga penyelenggara CD IELTS pertama kali di Yogyakarta dan Jawa Tengah”.  (Ank/Dnr)