Studium General PROGRESSIVE Angkatan 32 Berlangsung Daring

 

Bahasa Inggris adalah bahasa universal yang digunakan oleh banyak orang di berbagai negara untuk berkomunikasi internasional. Menguasai bahasa Inggris sekarang ini menjadi hal yang penting untuk memenangkan kompetesi global. Selain memperluas kesempatan dalam membangun network, bahasa Inggris juga berguna untuk membuka wawasan baru mengenal budaya berbagai negara.

Cilacs UII sebagai pusat bahasa dan kajian budaya Universitas Islam Indonesia telah mengembangkan program pelatihan bahasa Inggris Program of Studying English Intensively (PROGRESSIVE) yang ada sejak tahun 2005 dan dibuka untuk umum, Progressive merupakan program intensif 1 tahun yang menawarkan pembelajaran bahasa Inggris secara lengkap dengan sistem perkuliahan dengan dukungan materi yang lengkap serta pengajar yang profesional.

Kegiatan studium General angkatan 32 yamg dilaksanakan pada Jumat 16 April 2021 kali ini dihadiri oleh Kepala Cilacs UII  Lizda Iswari, S.T., M.Sc, pengajar Cilacs UII, staf serta seluruh mahasiswa baru Progressive 32.  Dalam sambutannya, Lizda Iswari menyampaikan rasa bangganya bahwa Progressive Cilacs UII telah menjadi program unggulan dan banyak diminati oleh masyarakat umum. Lizda berharap, program ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak.

 

 

Sebagai sesi motivasi bagi para mahasiswa baru, Studium General ini juga menghadirkan Mr. Yono Malakiano sebagai narasumber. Saat membuka presentasinya,  Mr. Yono memberikan pengalamannya selama ini dalam hal mengajar bahasa Inggris, disampaikan pula pentingnya seseorang menguasai bahasa Inggris dengan baik, terutama saat memasuki dunia kerja.  Menurutnya kemampuan bahasa Inggris adalah salah satu poin penting dalam penilaian saat dilakukan wawancara kerja. Maka Mr. Yono Malakiano berpesan belajar bahasa Inggris tidak perlu malu atau takut, kesalahan dalam pengucapan dan pemahaman adalah hal biasa, justru dari belajar itulah kita semua menjadi mahir.

Dalam proses pembejaran program PROGRESSIVE angkatan 32 selama masa pandemi Covid-19 ini dilaksanakan secara sistem daring (online) dengan memanfaatkan teknologi internet (Ank).