Bertahan, Berbenah dan Berkembang di Masa Pandemi Cilacs UII Laksanakan Rakorja 2021

Pandemi Covid 19 hingga akhir tahun 2020 ini belum berakhir, bahkan di Wilayah Jawa Bali justru semakin meningkat. Banyak pelaku bisnis di awal tahun 2021 ini berupaya mencari solusi agar tetap bertahan menjalankan bisnisnya. Dampak ekonomi yang dialami hampir di semua sektor usaha sangat terasa di tahun 2020.

Bagi Cilacs UII, sebuah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan informal perlu kiranya mengatur strategi bisnis yang tepat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya  dalam berbagai kebutuhan kebahasaan. Untuk itu, pimpinan Cilacs UII mengajak seluruh staf dan karyawan untuk berkoordinasi bersama menentukan arah bisnis yang tepat dalam situasi pandemic Covid-19 saat ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 7 Januari 2021 dalam bentuk Rapat Koordinasi Kerja Rakorja (Rakorja 2021) yang dilaksanakan secara daring (online) dan diikuti oleh seluruh staf manajemen serta pengajar Cilacs UII.

Rakorja 2021 ini dibuka secara resmi oleh Kepala Cilacs UII Lizda Iswari, S.T., M.Sc, dalam sambutannya Lizda menyampaikan perkembangan tahun 2020 yang telah dilampaui Cilacs UII dengan berbagai kendala yang dialami selama menghadapi pandemic Covid-19. Setelah itu Lizda melanjutkan pemaparan strategi utama Cilacs UII dalam menghadapi situasi pandemic Covid -19 yang masih terus berlanjut. Secara umum Lizda Iswari mengajak semua pihak untuk bersinergi dengan semangat menerapkan strategi Bertahan, Berbenah dan Berkembang, Cilacs UII berkomitmen terus memberikan pelayanan terbaik dengan terus mengembangkan inovasi metode dan pelayanan terbaru.

Rencana strategi dalam Rakorja kali ini juga disampaiakan oleh tiap departemen secara rinci, yang pertama yaitu bidang Litbang oleh Adhika Dienza, S.Pd., M.M (Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan) memaparkan strateginya yaitu pengingkatan kualitas material pembelajaran serta lebih memperkaya bank soal dalam kaitannya dengan tes CEPT Cilacs UII. Yang kedua yaitu bidang SDM oleh Enggar Solichatun. S.H (Kepala Departemen SDM) memaparkan strateginya yaitu terus mendukung semua hak dan kebutuhan karyawan dengan mengedepankan kondisi kebiasaan baru normal dalam menghadapai Pandemi Covid-19. Yang ketiga, dilanjutkan bidang Akademik oleh Suprihatin. S.Pd (Kepala Departemen Akademik) menjelaskan strategi pelayanan akademik yang lebih profesional kepada konsumen dan staf pengajar Cilacs UII, salah satu upayanya yaitu dengan peningkatan kompetensi staf akademik yang lebih baik. Kemudian yang keempat, bidang keuangan oleh Aisyiyah, S,E., M.M (Kepala Departemen Keuangan) memaparkan rencana pelayanan keuangan yang lebih efektif kearah pelayanan online dan digital. Pada sesi akhir, bidang pemasaran oleh Aditya Suci. S.Pt (Kepala Departemen Pemasaran) memaparkan kondisi tahun 2020 dimana demand permintaan yang secara drastis menurun akibat Covid-19. Namun dalam pandangan pemasaran, bahwa dalam situasi saat ini permintaan baik pembelajaran bahasa maupun tes masih ada. Yang perlu dilakukan yaitu adaptasi kepada kebiasaan baru, dimana kelas masih harus terus dibuka bagi masyarakat namun dalam format daring/online tanpa meninggalkan kemungkinan membuka kelas tatap muka.

Pada kesempatan itu pula dilaksanakan diskusi dan tanya jawab antara staf, pengajar dan manajemen Cilacs UII. Harapan besar yang ingin dicapai adalah terwujudnya harapan besar bahawa Cilacs UII menjadi lembaga yang lebih professional dan penuh inovasi dalam upaya  peningkatan  pelayanan kepada konsumen di tengah kondisi pandemi. (Ank)