Cilacs UII Ikuti Bimtek BIPA Berbasis SKKNI Menuju Pengajar BIPA Tersertifikasi
Balai Bahasa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) BIPA Berbasis SKKNI Menuju Pengajar BIPA Tersertifikasi: Implementasi Unit Kompetensi SKKNI dalam Praktik Pembelajaran Modern pada tanggal 19–21 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Sasana Cipta, Dinas DIKPORA DIY dan diikuti oleh sekitar 40 pengajar serta pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dari berbagai lembaga penyelenggara BIPA di DIY, baik formal maupun nonformal. Dalam kegiatan ini, Cilacs UII turut berpartisipasi dan diwakili oleh Mrs. Suprihatin serta Mr. Saras Bayu Jatmiko dari Departemen Akademik.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengajar BIPA sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), mendorong kesiapan peserta dalam menghadapi sertifikasi profesi pengajar BIPA, serta penguatan profesionalisme pengajar dalam menghadapi perkembangan pembelajaran BIPA modern dan kebutuhan diplomasi bahasa Indonesia di tingkat internasional. Selain itu, BIMTEK ini juga menjadi upaya menjalin hubungan baik antarpegiat, pengajar, dan lembaga penyelenggara BIPA di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi penting, antara lain gambaran umum SKKNI, KKNI, dan sertifikasi pengajar BIPA; etos kerja ekonomi kreatif ke-BIPA-an; penggunaan kemampuan berbahasa Indonesia dalam diplomasi ke-BIPA-an; praktik persiapan diplomasi ke-BIPA-an melalui Uji Kemampuan Berbahasa Indonesia (UKBI); prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pengajar BIPA; prinsip manajerial pengajar BIPA; serta strategi promosi bahasa persatuan dalam konteks kebhinnekatunggalikaan masyarakat Indonesia.
Pelaksanaan BIMTEK dilakukan melalui berbagai metode pembelajaran interaktif, seperti pemaparan materi oleh narasumber, tugas dan diskusi kelompok, presentasi hasil kerja kelompok, serta tes dan evaluasi untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan unit kompetensi SKKNI secara optimal dalam praktik pembelajaran BIPA yang profesional, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan global. (Srs/Ank)


