
Yogyakarta, 7 Oktober 2026 – Center for International Language and Cultural Studies Universitas Islam Indonesia (Cilacs UII) turut berpartisipasi dalam The Future Fest 2026, festival pendidikan dan beasiswa yang diselenggarakan dengan dukungan penuh LPDP Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Selasa, 6 Oktober 2026.
The Future Fest 2026 menjadi ruang bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai berbagai peluang pendidikan, beasiswa, serta persiapan studi ke luar negeri. Kegiatan ini menghadirkan lebih dari 65 institusi pendidikan dan mitra global, termasuk berbagai universitas dan lembaga pendidikan internasional.
Dalam kegiatan tersebut, Cilacs UII hadir melalui booth sebagai official IELTS testing point di bawah British Council Indonesia, sekaligus memperkenalkan berbagai layanan dan program bahasa yang dapat mendukung kesiapan peserta dalam menempuh pendidikan di tingkat internasional.

Melalui booth Cilacs UII dan British Council, pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai IELTS, IELTS Preparation, serta berbagai program bahasa yang dapat menunjang kebutuhan akademik maupun persiapan studi lanjut khususnya ke luar negeri. Kehadiran Cilacs UII juga menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk berkonsultasi secara langsung mengenai pilihan tes, persiapan IELTS, dan pengembangan kemampuan bahasa sesuai kebutuhan mereka.
Partisipasi dalam The Future Fest 2026 sejalan dengan komitmen Cilacs UII untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pengembangan kemampuan bahasa dan mendukung calon mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi peluang akademik di tingkat global.
Selain pameran, The Future Fest 2026 di Yogyakarta juga menghadirkan berbagai agenda, termasuk seminar beasiswa, talk show, serta IELTS dan TOEFL mock-up test yang dapat diikuti secara gratis oleh pengunjung dengan sistem first-come, first-served.

Melalui partisipasi ini, Cilacs UII berharap dapat semakin dekat dengan calon peserta tes, pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat yang memiliki rencana untuk melanjutkan studi ke luar negeri dan membutuhkan dukungan kemampuan bahasa Inggris sebagai bagian dari persiapan akademiknya. (Mkt)